Dua Pasangan Klaim Menang Pilkada Bekasi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ANTARA/Basri Marzuki

    ANTARA/Basri Marzuki

    TEMPO.CO, Bekasi - Dua pasangan calon bupati dan wakil bupati Bekasi saling klaim jadi pemenang dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah Kabupaten Bekasi yang berlangsung Ahad, 11 Maret 2012.

    Kedua pasangan itu adalah kandidat nomor urut satu, Neneng Hasanah Yasin-Rohim Mintarja, dan nomor urut dua, Sa'dudin-Jamalullail Yunus. Keduanya bahkan menunjukkan hasil perolehan suara dari quick count atau penghitungan cepat.

    Pasangan Neneng-Rohim (NERO) yang memakai jasa lembaga Indo Survey dan Strategy (ISS) menyebutkan pasangan yang disokong koalisi partai besar, Golkar dan Demokrat, itu beroleh 42,90 persen suara. Disusul pasangan Sa'dudin-Jamalulail Yunus (SAJA) di nomor urut dua, dengan 29,81 persen suara. Kemudian Darip Mulyana-Jejen Sayuti (Dasyat) di urutan paling bawah, 27,29 persen suara.

    "Sudah bisa dipastikan siapa yang bakal jadi bupati dan wakil bupati," kata Direktur ISS Hendrasmo kepada wartawan di Bekasi, Senin, 12 Maret 2012.

    Hendrasmo menerangkan margin error penghitungan tersebut sekitar 2 persen sehingga masih ada kemungkinan perubahan angka, namun tak sampai menggeser posisi NERO dari posisi teratas. "Pasangan NERO tetap di urutan teratas, sementara urutan kedua dan ketiga ada kemungkinan bertukar," katanya.

    Adapun tingkat partisipasi warga pada pemilukada kali ini sekitar 61,10 persen atau 1,03 juta jiwa dari daftar pemilih tetap (DPT) 1,7 juta lebih. Angka itu lebih besar ketimbang Pemilukada 2007, yakni 46 persen. "Sisanya abstain atau tidak menentukan pilihan," katanya.

    Dengan hasil penghitungan itu, dia memastikan, setelah 57 tahun Kabupaten Bekasi berdiri, untuk pertama kalinya akan dipimpin bupati perempuan.

    Tim pemenangan pasangan SAJA juga menyebutkan hasil real count atau hasil penghitungan riil timnya telah fixed memenangkan calon incumbent itu.

    Tim SAJA mengaku telah menghitung suara dari 70,2 persen tempat pemungutan suara (TPS) dari total 3.907 TPS di Kabupaten Bekasi. Hasilnya, pasangan Sa'dudin-Jamalullail menguasai 40,72 persen TPS, disusul pasangan Neneng-Rohim Mintarja 32,64 persen TPS, dan Darip-Jejen Sayuti dengan 26,64 persen TPS. "Sa'dudin-Jamal mendominasi," kata Sekretaris tim SAJA, Faesal Hafan Faridh.

    Adapun tim Darip-Jejen, yang disebut-sebut perolehan suaranya paling sedikit, sampai saat ini belum memberi keterangan resmi.

    Anggota KPU Kabupaten Bekasi Bidang Hukum, Zaki Hilmi, mengatakan, dari 1,7 juta lebih warga yang masuk DPT, diperkirakan hanya 60-65 persen yang memberikan hak suara. "Partisipasi masyarakat masih rendah, padahal sosialisasi sudah maksimal dilakukan KPU," katanya.

    Hasil rekapitulasi akhir akan diumumkan KPU pada 17 Maret 2012.

    HAMLUDDIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Peta Bencana Sejumlah Sudut Banjir Jakarta di Akhir Februari 2020

    Jakarta dilanda hujan sejak dini hari Rabu, 25 Februari 2020. PetaBencana.id melansir sejumlah sudut yang digenangi banjir Jakarta hingga pukul 15.00.