Istana Negara Belum Steril Ranjau Paku

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Relawan Komunitas Sapu Bersih Ranjau Paku melakukan razia ranjau paku di sekitar kawasan Jl Medan Merdeka Barat (24/10). TEMPO/Subekti

    Relawan Komunitas Sapu Bersih Ranjau Paku melakukan razia ranjau paku di sekitar kawasan Jl Medan Merdeka Barat (24/10). TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Kawasan sekitar Istana Negara masih menjadi tempat favorit bagi oknum penebar ranjau paku. Komunitas Sapu Bersih (Saber) Ranjau Paku berhasil mengumpulkan sekitar 1,5 kilogram paku di sekitar Istana pada Rabu, 14 Maret 2012.

    "Kali ini mereka menggunakan paku ukuran 3 sentimeter," kata Wakil Ketua Komunitas Saber Rohim, Kamis, 15 Maret 2012. Biasanya paku yang digunakan berukuran 4-5 sentimeter.

    Rohim mengatakan paku ukuran kecil ini lebih mudah membuat roda dalam motor robek. "Karena kalau tertancap masuknya lebih dalam dan tidak langsung kempes," kata warga Pedongkelan, Cengkareng, Jakarta Barat, ini. Artinya seorang pengendara motor akan dengan santainya berkendara tanpa tahu sudah tertancap paku.

    Rohim beroperasi membersihkan paku di sekitar Istana Negara Jalan Merdeka Utara pada Rabu, 14 Maret 2012, pukul 17.50 WIB. Dia menduga penebar paku biasa beroperasi pukul 17.30 WIB. "Sasarannya orang baru pulang kerja," kata Rohim.

    Menurut Rohim, pelaku yang biasa beroperasi di sekitar Istana Negara tersebut mangkal di Harmoni. "Saya pernah lihat pelakunya lari ke Harmoni," kata Rohim.

    Kemudian dia bersama rekannya melanjutkan operasinya di sekitar Jalan Hasyim Ashari ke arah Gajah Mada. Total semalam mereka mengoleksi 2 kilogram paku. "Kami mengimbau masyarakat lebih berhati-hati," kata lelaki yang sehari-hari berprofesi sebagai sopir pribadi ini.

    SYAILENDRA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    GERD Memang Tak Membunuhmu tapi Dampaknya Bikin Sengsara

    Walau tak mematikan, Gastroesophageal reflux disease alias GERD menyebabkan berbagai kesengsaraan.