Dana Kampanye Saweran Jokowi Rp 2 Miliar

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tempo/Andry Prasetyo

    Tempo/Andry Prasetyo

    TEMPO.CO , Jakarta:Ketua Dewan Pengurus Pusat PDI Perjuangan Bidang Sumber Daya dan Dana, Effendi Simbolon mengatakan Joko Widodo akan menjadi bakal Calon Gubernur DKI Jakarta setelah Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri merestui.

    “Semua mengemuka dalam arahan Ibu. Aspirasi dalam rakerdasus (rapat kerja daerah khusus) adalah Jokowi menjadi Calon Gubernur DKI Jakarta,” kata Effendi seusai rakerdasus di Kantor Dewan Pimpinan PDI Perjuangan DKI Jakarta, Jalan Tebet Nomor 46, Jakarta.

    Menurut Effendi, rapat di lantai dua kantor DPD berlangsung haru dengan semangat perjuangan. Ia menggambarkannya seperti fenomena 1998-1999, semangat kegotongroyongan yang terasa. "Dalam dua jam terkumpul dana yang begitu besar,” katanya.

    Dalam rapat itu, seluruh kader Dewan Pimpinan Anak Cabang, Dewan Pimpinan Cabang, DPD hingga DPP menggalang dana kampanye. “Terkumpul lebih dari Rp 2 miliar dalam dua jam,” katanya.

    Dari rakerdasus itu, kata Effendi, sinyal DPP untuk mengusung Jokowi semakin menguat. Tadi malam rencananya akan disampaikan kepada Megawati. "Hari Ini sudah bisa didapatkan (siapa calon) yang diridhoi,” katanya.

    Menurut Effendi, nama Fauzi Bowo tak masuk aspirasi DPD, meskipun Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum telah menyatakan mengusung Fauzi Bowo-Adang Ruchiyatna. Adang merupakan politikus PDI Perjuangan, mantan tentara yang kini menjadi Anggota Komisi Agama DPR. “Saya hanya akan maju bila partai memberi penugasan,” begitu Adang berucap.

    Effendi mengakui dari segi popularitas, nama Fauzi Bowo sebagai Gubernur incumbent memang kuat. “Tapi hasilnya dia apa," kata dia. "Orang akhirnya dissapointed. Ketertiban dan Keamanan lumpuh.”

    Effendi juga mengatakan Jokowi merupakan harapan baru. “Kami melihat prestasi bagaimana dia menata pasar, mengedepankan pamong praja yang tidak bersenjata. Kami paham bahwa kondisi Solo dan Jakarta memang berbeda, kami lihat bagaiman kiprahnya,” katanya.

    Effendi mengatakan Wakil Gubernur DKI Jakarta Prijanto, Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto akan mendukung Jokowi. Namun untuk posisi Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, menurut Effendi, partai masih membahas. “Bisa saja nama yang muncul (sebagai wakil) adalah mereka yang lulus proses penyaringan,” katanya.

    Adapun lima nama yang lulus proses penyaringan dan mengikuti uji kelayakan dan kepatutan PDI Perjuangan adalah Mayor Jenderal (Purn) Prijanto, Letnan Jenderal Marinir (Purn) Nono Sampono, Wakil Wali Kota Surabaya Bambang Dwi Hartono, Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jakarta Boy Sadikin dan Jokowi.

    Posisi siapa yang akan mendampingi Jokowi masih tanda tanya. “Keputusan akhir ada di tangan Ibu. Malam ini mudah-mudahan sudah ada. Sehingga besok bisa mendaftar,” katanya.

    Anggota DPR dari Fraksi Golkar Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Aktor Deddy Mizwar dan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadly Zon belakangan ramai 'dijodohkan' dengan Jokowi. “Semuanya mungkin saja,” kata Effendi.

    AMANDRA MUSTIKA MEGARANI

    Berita Populer
    Nonton OVJ, Jokowi Lompat Pagar

    5 Rahasia Perut Rata

    Polisi Tetapkan Pontianak Berstatus Waspada

    Djohar Minta Kapolri Tak Mengizinkan Kongres KPSI

    Modal Miliaran, Tantowi Terpental dari Calon DKI-1

    13 Bakal Calon Ketua Umum PSSI Mundur

    PDI Perjuangan Resmi Calonkan Jokowi untuk DKI 1

    Pemasangan Behel untuk Fashion Merusak Gigi

    Gerai Lawson di Jakarta Ternyata Ilegal

    Polisi Sebut Ada Provokator di Pontianak


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    GERD Memang Tak Membunuhmu tapi Dampaknya Bikin Sengsara

    Walau tak mematikan, Gastroesophageal reflux disease alias GERD menyebabkan berbagai kesengsaraan.