Apa Mahar yang Diminta PKS ke Foke?  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dari kiri: Sekjen Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta, Gubernur Jakarta Fauzi Bowo, Presiden PKS Lutfi Hasan Ishaak dan Triwisaksana menghadiri pembukaan Rakornas PKS di Jakarta, (5/3). ANTARA/ Dhoni Setiawan

    Dari kiri: Sekjen Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta, Gubernur Jakarta Fauzi Bowo, Presiden PKS Lutfi Hasan Ishaak dan Triwisaksana menghadiri pembukaan Rakornas PKS di Jakarta, (5/3). ANTARA/ Dhoni Setiawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Kendati sudah mengantongi dukungan dari Partai Demokrat, Fauzi Bowo juga dikabarkan mendapat sokongan dari Partai Keadilan Sejahtera untuk maju dalam pemilihan Gubernur DKI Jakarta.

    Sumber Tempo mengatakan Fauzi telah mendatangi petinggi PKS untuk bisa mendapatkan dukungan. Partai ini dinilai bisa menggaet pemilih dari kelas menengah. “Selain itu, mesin partai ini juga terbukti solid,” katanya.

    Sejumlah perjanjian koalisi pun dibahas. Sumber yang dekat dengan Fauzi ini mengungkapkan PKS sudah menyorongkan rancangan kontrak politik. Rancangan mencantumkan sampai detail kewenangan Sani sebagai wakil gubernur dalam birokrasi. "Sampai kewajiban gubernur ikut pengajian segala," kata politikus ini.

    Kabarnya Fauzi kurang sreg dengan tawaran mendetail seperti itu. Beberapa opsi ditolak dan opsi lain dipertimbangkan. Kubu Fauzi menolak sepenuhnya pinangan PKS ketika partai ini mulai membicarakan "mahar" politik pemilihan gubernur. "Mereka minta Rp 30 miliar," kata seorang politikus yang mengetahui negosiasi itu. Nilai ini dianggap terlalu mahal.

    Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaq menyangkal partainya mengajukan permintaan uang kepada kubu Foke—sapaan Fauzi. "Tak ada mahar, kok seperti pengantin saja. Ini kan pemilihan gubernur," katanya. Menurut dia, negosiasi yang dibahas menyangkut program membangun Jakarta jika pasangan ini memenangi pemilihan.

    KARTIKA CHANDRA | SETRI

    Berita Terkait
    Koalisi Dukung Fauzi Tandingi Alex-Nono
    Triwisaksana Resmi DKI-2 dari PKS
    Nama Adang Disodorkan Foke ke Demokrat
    PKS Simpan Calon DKI-1 Hingga Detik Terakhir


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.