Polisi Bikin Sketsa Penembak Djuli Elfano

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang sanak keluarga berdoa disamping jenazah Djuli Elfano  dikediamannya di Villa Bintaro Indah, Tangerang Selatan, Minggu (18/3). ANTARA/Muhammad Deffa

    Seorang sanak keluarga berdoa disamping jenazah Djuli Elfano dikediamannya di Villa Bintaro Indah, Tangerang Selatan, Minggu (18/3). ANTARA/Muhammad Deffa

    TEMPO.CO , Jakarta:  -- Polisi telah mengantongi ciri-ciri perampok yang menembak juru kamera TVRI, Djuli Elfano. Pelaku berjumlah dua orang. "Badan tegap, mengenakan jaket berwarna abu-abu, dia yang menodongkan senjata," kata juru bicara Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto, Senin 19 Maret 2012. "Sedangkan pelaku lainnya bertubuh kurus, berambut gondrong, memakai tutup muka dan topi."

    Menurut Rikwanto, saat ini penyidik tengah membuat sketsa para pelaku. Sketsa tersebut disusun berdasarkan keterangan para saksi. Mereka antara lain dua anggota keluarga korban dan dua tetangga korban. "Mudah-mudahan lekas selesai sehingga pelaku dapat segera ditangkap," kata Rikwanto.

    Penembakan terhadap Djuli terjadi pada Sabtu siang lalu di depan rumah korban, Jalan Kalimantan, kompleks Vila Bintaro Indah Blok B4 Nomor 2A, Jombang, Ciputat, Tangerang Selatan. Diduga pelaku berniat mencuri sepeda motor korban, Suzuki Satria FU bernomor polisi B-6481-WEP, yang kebetulan ada di depan rumahnya. Namun aksi itu dipergoki Djuli. Pelaku panik dan kemudian melepaskan tembakan.

    Kepala Unit Reserse Kriminal Kepolisian Sektor Ciputat Ajun Komisaris Syamsuddin, sebelumnya, mengatakan peluru bersarang di tubuh korban setelah menembus ketiak kiri. Korban tewas saat itu juga. "Untuk mengetahui senjata api yang digunakan, kami harus memeriksa proyektil di tubuh korban," ujar Syamsuddin.

    Sejauh ini polisi menyimpulkan, latar belakang penembakan adalah murni perampokan. Polisi masih mencari selongsong peluru yang ada kemungkinan tertinggal di tempat kejadian. "Jika selongsong peluru ditemukan, kasus bisa dikembangkan," kata Rikwanto.


    l SATWIKA MOVEMENTI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.