Hercules: Kami Bukan Gangster tapi Gesper

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Hercules Rozario Marcal. TEMPO/ Yosep Arkian

    Hercules Rozario Marcal. TEMPO/ Yosep Arkian

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Forum Pemuda Muslim Maluku Umar Kei mengeluhkan stigma warga Indonesia Timur di Jakarta. Pria asal Kei itu menuturkan, setiap ada kejadian yang berbau kekerasan, masyarakat Indonesia Timur selalu disudutkan.

    "Saya, John Kei, Hercules, itu bukan gangster. Kami datang ke Jakarta itu mencari sesuap nasi," ujarnya di kediaman Daud T. Retob, Sabtu, 24 Maret 2012. Selain Daud dan Umar, dalam pertemuan itu hadir pula Hercules, mantan preman Tenabang.

    Kata Umar, "Semua orang itu punya masa lalu, masa lalu itu tidak selamanya harus begini." Umar, Daud, dan Hercules menguraikan mereka memang saling berhubungan, tapi tidak bekerja sama. "Kami saling menghormati dan menjalin hubungan kekeluargaan," ujarnya.

    "Kami ini bukan gangster, tapi gesper (sejenis ikat pinggang)," kata Hercules berkelakar. Pertemuan malam ini adalah bagian dari silaturahmi warga dari Indonesia Timur di Jakarta. "Kalau orang Maluku bilang ini Bakudapa, makan-makan," ujar Umar.

    Ada pembagian tanggung jawab antara tiga orang itu. "Bang Hercules bertanggung jawab untuk warga dari Indonesia Timur, Bang Daud dan saya bagi-bagi tanggung jawab warga Kei," ujar Umar. "Kami bagi-bagi tugas."

    DIANING SARI

    Berita terkait
    Hercules: Tak Semua Penjahat Adalah Preman
    Kei dan Hercules Tunggu 'Order' Amankan Pilgub DKI
    Irene Tupessy di Mata Hercules
    Polisi Panggil Hercules Usai Pemeriksaan Irene
    Polisi Berencana Periksa Hercules Terkait dengan RSPAD
    Arumi Bachsin 'Mengkeret' Bertemu Hercules
    Hercules Opname di Rumah Sakit Akibat Tipus
    Hercules Sakit, Sidang Batal
    Pejabat Tramtib Selalu Membawa Senjata Api
    Trantib DKI Kirim Ucapan Bela Sungkawa untuk Keluarga John Albert
    Mediasi Gagal, Hercules vs Matra ke Persidangan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    GERD Memang Tak Membunuhmu tapi Dampaknya Bikin Sengsara

    Walau tak mematikan, Gastroesophageal reflux disease alias GERD menyebabkan berbagai kesengsaraan.