Jenis Cairan Kimia Demo BBM Diketahui Pekan Depan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Rikwanto (kanan) dan Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Suntana, merilis penangkapan seorang anggota polisi yaitu Brigadir SS yang diduga melakukan transaksi narkoba, Jakarta, Rabu (14/3). TEMPO/Tony Hartawan

    Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Rikwanto (kanan) dan Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Suntana, merilis penangkapan seorang anggota polisi yaitu Brigadir SS yang diduga melakukan transaksi narkoba, Jakarta, Rabu (14/3). TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta -Kepolisian Daerah Metro Jaya saat ini masih menunggu hasil uji lab forensik untuk mengetahui zat kimia yang menyebabkan luka bakar ketika terjadi demonstrasi menolak kenaikan harga bahan bakar minyak pada 30 Maret 2012. Hasil uji laboratorium diketahui minggu depan.

    Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto mengatakan petugas masih memeriksa cairan yang tersisa di tempat kejadian dan baju korban. "Kami duga itu asam kuat," kata Rikwanto saat ditemui di Jakarta, Selasa, 3 April 2012.

    Jika jenis cairan diketahui, kata dia, polisi akan mudah melacak tempat asal zat itu. "Cara pelaku menyemprot atau menyiramkan cairan itu juga bisa diketahui," kata Rikwanto.

    Polisi juga masih berusaha mengidentifikasi pelaku.

    Pada demonstrasi di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat, Jumat pekan lalu, beberapa wartawan dan tiga anggota polisi terekna zat kimia. Akibatnya mereka menderita luka bakar di bagian wajah dan lengan. Keenam wartawan berasal dari JakTV, ANTV, Kompas TV, RCTI, serta kontributor Aljazeera, BBC, dan Reuters.

    ANGGRITA DESYANI

    Berita terkait:
    AJI Jakarta Lapor Korban Cairan Kimia Demo BBM

    Dewan Pers Bentuk Pencari Fakta Demo BBM
    Liput Demo BBM, 6 Jurnalis Terkena Zat Kimia


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mereka Boleh Tetap Bekerja Saat DKI Jakarta Berstatus PSBB

    PSBB di Jakarta dilaksanakan selama empatbelas hari dan dapat diperpanjang. Meski demikian, ada juga beberapa bidang yang mendapat pengecualian.