Banjir Jakarta Mulai Surut  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pria menyusuri banjir membersihkan sampah di sebuah masjid di Ciledug, Jakarta, Rabu (4/4). TEMPO/Wahyu Setiawan

    Seorang pria menyusuri banjir membersihkan sampah di sebuah masjid di Ciledug, Jakarta, Rabu (4/4). TEMPO/Wahyu Setiawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho memastikan banjir yang melanda sebagian wilayah Jakarta mulai surut. "Tinggal Perumahan Ciledug Indah yang masih banjir," ujarnya pada Kamis pagi, 5 April 2012.

    Hingga pagi hari ini ia belum mendapatkan laporan mengenai ketinggian air di Ciledug. Namun, kata dia, hingga tadi malam ketinggian air mencapai lutut orang dewasa. Di sisi lain, untuk wilayah Bintaro, Cipulir, dan Pondok Labu, ketinggian air saat ini sekitar 10 hingga 15 sentimeter.

    "Kegiatan masyarakat berjalan normal," kata Sutopo. Ia mengatakan, walaupun banjir melanda sejak Selasa 3 April 2012, masyarakat memilih tidak mengungsi.

    Dalam penanganan banjir ini, BNPB bertindak sebagai pendamping dari BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) yang terjun langsung ke tengah masyarakat. Bentuk pendampingan meliputi pengarahan dan penanganan penanggulangan bencana.

    Sutopo juga mengingatkan warga mengenai ancaman penyakit yang datang setelah banjir. "Karena airnya kotor, penyakit yang paling banyak menyerang adalah diare," ia menegaskan.

    SATWIKA MOVEMENTI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.