Kereta Ekonomi Mogok Bikin Dubes Amerika Telat  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Scot Marciel. TEMPO/Arif Wibowo

    Scot Marciel. TEMPO/Arif Wibowo

    TEMPO.CO, Bekasi - Kepala Stasiun Bekasi, Udin Saepudin, mengakui terjadi keterlambatan pada kereta yang ditumpangi Duta Besar Amerika Serikat, Scot Marciel. Namun, ia memastikan keterlambatan itu bukan karena ada kereta yang ditunda demi kedatangan rombongan Kedutaan AS. “Keretanya terlambat sedikit karena ada kereta ekonomi mogok di Sawah Besar,” katanya di Stasiun Bekasi, pada Kamis, 12 April 2012.

    Hari ini Scot dijadwalkan berkunjung ke Bekasi. Ia datang menggunakan kereta api commuter line nomor K660. Sesuai tiket, Scot naik kereta pada jadwal 08.34 WIB. Namun ternyata kereta baru datang pada pukul 08.55. Walhasil, Scot yang seharusnya sampai pukul 09.23 baru tiba di stasiun Bekasi pukul 09.44.

    Menurut Udin, PT. Kereta Api tidak mempersiapkan jadwal khusus terkait dengan kedatangan wakil dari negara adidaya itu. Lagipula, Kedutaan Amerika tidak meminta ada keistimewaan. Scot dan rombongan hanya ingin suasana yang membaur dengan para penumpang.

    Walaupun terjadi keterlambatan, ternyata wakil dari Negeri Abang Sam itu tidak marah atau gusar. Ia justru mengatakan kereta terlambat itu hal biasa. "Di Amerika juga kereta sering telat," kata Scot di peron Stasiun Gambir. Bahkan waktu tiba di Bekasi, ia berkomentar kepada Plt. Wali Kota Bekasi H. Rahmat Effendi yang menyambutnya, bahwa kereta api yang ia naiki tergolong cepat.

    Menurut Udin, kereta ekonomi bernomor K864 yang sempat membuat keterlambatan itu sampai saat ini masih diperbaiki di Stasiun Gambir. Namun, lalu lintas kereta sudah lancar kembali seperti semula.

    Sesuai agenda, Scot akan mengunjungi sejumlah tepat di Bekasi, antara lain Pesantren An-Nur untuk berdialog dengan Plt. Wali Kota Bekasi H. Rahmat Effendi mengenai toleransi dan keragaman, dua nilai yang sama-sama dimiliki AS dan Indonesia.

    Scot kemudian akan berpidato tentang Kemitraan Komprehensif dan bagaimana kemitraan itu menandai pentingnya hubungan AS-Indonesia di hadapan mahasiswa President University.

    Selain itu, ia juga akan bertemu para pelajar SMP Al-Azhar yang ikut dalam kegiatan olah raga. Rombongan juga akan melakukan kegiatan bakti sosial yang diselenggarakan oleh Helping Hands Club Kedubes AS yang memberikan layanan kesehatan gratis kepada warga kelurahan Kampung Sawah, Bekasi.

    Program ini dilakukan dalam kerangka Kemitraan Komprehensif AS-Indonesia seperti yang diresmikan Presiden Obama dan Presiden Yudhoyono pada November 2010.

    MITRA TARIGAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ETLE, Berlakunya Sistem Tilang Elektronik Kepada Sepeda Motor

    Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya telah memberlakukan sistem tilang elektronik (ETLE) kepada pengendara sepeda motor.