Jumat, 16 November 2018

Presiden Akan Resmikan Balai Sarbini

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:Presiden Megawati Soekarnoputri direncanakan meresmikan kembali Monumen Balai Sarbini 23 Februari mendatang pukul 19.00 WIB. Peresmian ini menandai selesainya rehabilitasi kawasan bisnis Granadha atau Graha Purna Yudha yang kini identik dengan Plaza Semanggi. Menurut Budi Yanto Lusli, Direktur PT Primatama Nusa Indah, pengelola Plaza Semanggi, hari ini (16/2), di Balai Sarbini, rehabilitasi Balai Sarbini dilakukan dengan tetap menjaga nilai-nilai keaslian sejarah. "Kami bekerja sama dengan Yayasan Gedung Veteran Republik Indonesia untuk bersama-sana menghidupkan kembali kawasan ini sekaligus melestarikan bangunan bersejarah," kata dia.Kedatangan Megawati untuk meresmikan selesainya rehabilitasi kawasan ini dituangkan dalam bentuk penandatanganan prasasti. Nantinya akan ada tiga prasasti yang akan dipajang di pintu depan Balai Sarbini, karena pada peletakkan batu pertama waktu pembangunan awal, 6 Januari 1965, dilakukan Presiden RI pertama, Soekarno. Delapan tahun kemudian, tepatnya 11 Maret 1973, Presiden Soeharto meresmikan penggunaan Balai Sarbini sebagai Gedung Veteran RI. "Kini, presiden sekarang, Megawati Soekarnoputri yang akan meresmikan rehabilitasi bangunan yang dulu peletakan batu pertamanya dilakukan oleh ayahnya," kata Budi.PT Primatama memperoleh hak pengelolaan gedung ini dengan metode built operation transfer (BOT) selama 25 tahun. "Kami memperoleh persetujuan dari pemerintah sejak tahun 2000," jelas dia. Karena pengelolaan kawasan bisnis ini bersinergi dengan Yayasan Gedung Veteran, PT Primatama akan menyetorkan sebagian hasil yang diperolehnya ke pihak yayasan. "Jadi sistemnya menggunakan sistem bagi hasil," kata dia. Rencananya dalam acara peresmian Balai Sarbini yang kini diperuntukkan sebagai tempat untuk pagelaran seni budaya, dengan konsep amphi teater, akan diramaikan dengan persembahan Orkes Simfoni Nusantara yang merupakan orkes pengisi tetap Balai Sarbini. Orkes yang terdiri dari 57 pemain itu akan membawakan karya komponis Ismail Marzuki, Mozart dan Beethoven. Selain itu juga ada penampilan solois seperti Aning Katamsi, Binu Sukaman dan lain sebagainya.Dalam peresmian nanti juga akan diselesaikan patung Letjen TNI HM Sarbini yang merupakan penggagas bangunan monumental ini yang akan diletakkan di pintu masuk Balai Sarbini. Selain itu juga akan diselesaikan relief yang menggambarkan perjuangan tentara Indonesia pada waktu itu. Meskipun telah melalui tahapan revitalisasi sejak 2000, bentuk Balai Sarbini yang berupa bundaran seperti topi baja dan dilengkapi gedung berlantai 17 yang merupakan landmark Jakarta, hingga kini tetap dipertahankan. Balai Sarbini diharapkan bisa menjadi tempat untuk meningkatkan apresiasi seni budaya Indonesia yang nantinya bisa digunakan oleh siapapun, baik untuk pagelaran sendratari, konser musik, dan dikenakan tarif sewa. Sebagai gambaran, harga sewa Balai Sarbini per jamnya sekitar Rp 5 juta, untuk setengah hari (6 jam) Rp 25 juta, dan satu hari penuh (12 jam) dikenakan biaya Rp 50 juta. Anastasya - Tempo News Room

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tangis Baiq Nuril, Korban Pelecehan Yang Dipidana

    Kasus UU ITE yang menimpa Baiq Nuril, seorang guru SMAN 7 Mataram, Nusa Tenggara Barat, mengundang tanda tanya sejumlah pihak.