TNI Bantu Polda Metro Ungkap Kasus Geng Motor  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi. (Unay Sunardi)

    Ilustrasi. (Unay Sunardi)

    TEMPO.CO, Jakarta - TNI Angkatan Laut mengakui ada koordinasi dengan Polda Metro Jaya dalam upaya pengusutan sejumlah kasus pengeroyokan di Jakarta, dua pekan terakhir. TNI siap membantu kepolisian mengungkap kasus, tanpa menyebutkan rincian bantuan itu.

    "Kontak (dengan kepolisian) memang ada," kata Kepala Dinas Penerangan TNI AL Laksamana Pertama Untung Suropati, Jumat, 13 April 2012. "Intinya, kami saling bantu untuk tujuan sama, yakni mengungkap kasus ini."

    Pengungkapan kasus ini, kata Untung, adalah wewenang kepolisian. Hanya, jika terbukti ada keterlibatan anggota TNI Angkatan Laut, penanganannya menjadi wewenang Polisi Militer Angkatan Laut. Bila warga sipil, kasusnya diserahkan ke kepolisian.

    Jumat dinihari, penyerangan dan pengeroyokan di Jakarta mulai dari depan pintu gerbang PT Dok Bayu Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Mereka merusak satu mobil Toyota Rush B 72 RM dan menyerang pemiliknya, Zaenal Arifin, 32 tahun, serta petugas keamanan perusahaan, Heri Susanto, 33 tahun.

    Kelompok ini mengamuk dan mengeroyok di Kampung Bahari hingga membuat tiga orang babak belur. Mereka adalah Nahrowi, 17 tahun, Ramdani (23), dan Tuherman (24). Para pelaku mengamuk di dekat Masjid Akbar, Kemayoran, Jakarta Pusat. Rahman Al Awe, 25 tahun, menderita luka bacok di kepala dan pinggang. Sekitar pukul 02.30, pengeroyokan disertai penjarahan terjadi di minimarket 7-Eleven Salemba, Jakarta Pusat. Tiga korban terluka, yakni Robby, 21 tahun, Ade Firmanto (20), dan Ramadan (23).

    Dalam perjalanan kembali ke Jakarta Utara, mereka menyerang beberapa orang dan merusak kendaraan di Jalan Pramuka. Mereka merusak tiga sepeda motor, dua di antaranya dibakar. Dua orang dibacok, yakni Rendy Haryanto, 20 tahun, dan Anggi Darmawan, 19 tahun. Anggi meninggal akibat pendarahan di kepala.

    Saat beraksi di Jalan Pramuka, geng motor itu mendapat serangan balasan. Seorang pengendara Yaris putih menembakkan timah panas ke arah mereka sebelum kabur. Dua prajurit TNI, yakni anggota Lembaga Farmasi TNI Angkatan Laut Kelasi Sugeng Riyadi dan anggota Yonif Linud 503 Kostrad Prada Akbar Fidi Aldian terluka dan harus dirawat di rumah sakit akibat kejadian ini.

    PINGIT ARIA

    Metro Terpopuler
    Geng Motor Bawa Samurai Serang 7 Eleven Salemba

    Lagi, Siswi SMP Diperkosa di Warnet Depok

    Polisi :Kecelakaan Nissan Juke Karena Kelalaian Olivia

    Geng Motor Sempat Rusak Mobil di Priok

    Bocah Pengamen Diperkosa di Cawang

    Korban Geng Motor Jakarta Pusat Meninggal

    Polri Imbau Geng Motor Serahkan Diri

    Cegah Pengeroyokan Berulang, Polisi-TNI Patroli

    Jembatan Baru Cakung Drain Dibuka Hari Ini


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.