Menteri Djoko: Cari Pelaku Kekerasan Kasus Geng Motor

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Djoko Suyanto menyampaikan keterangan kepada wartawan di Kemenko Polhukam, Jakarta, Kamis (29/3). FOTO ANTARA/Puspa Perwitasari.

    Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Djoko Suyanto menyampaikan keterangan kepada wartawan di Kemenko Polhukam, Jakarta, Kamis (29/3). FOTO ANTARA/Puspa Perwitasari.

    TEMPO.CO , Jakarta:Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Djoko Suyanto mengatakan telah memerintahkan pihak kepolisian dan polisi militer Tentara Nasional Indonesia untuk segera mencari dan menangkap para pelaku kriminal yang disebut-sebut sebagai geng motor.

    "Siapapun mereka, apakah oknum TNI atau warga sipil, apabila terbukti melakukan tindakan itu harus dibawa ke pengadilan," kata Djoko melalui pesan pendek kepada Tempo, Ahad, 15 April 2012.

    Kebrutalan yang diduga melibatkan geng motor dan militer memang marak. Dimulai pada Sabtu 7 April 2012, saat sekelompok pemuda dikeroyok puluhan orang bersepeda motor di SPBU Shell di Sunter, Jakarta Utara. Lalu Ahad 8 April 2012, empat pemuda yang sedang nongkrong di Jalan Benyamin Sueb, Kemayoran, Jakarta Pusat, menjadi sasaran gerombolan pengeroyok lainnya.

    Pada Jumat 13 April 2012, geng motor mengeroyok dua petugas keamanan di depan PT DOK Bayu Bahari, Tanjung Priok. Kelompok ini kemudian meneruskan kebutralannya di beberapa tempat di Jakarta.

    PRIHANDOKO

    Berita Terkait
    Waspadai 80 Titik Rawan Geng Motor di Jakarta

    Tersangka Geng Motor Bantah Keroyok TNI AL

    Kasus Geng Motor, Pengemudi Yaris Masih Gelap

    Ada Kesamaan Ciri dan Modus Pelaku Geng Motor

    Alasan Polda Libatkan TNI Usut Kasus Geng Motor

    'Tersangka Pengeroyokan Dikenal Anak yang Sopan' 

    Polda: Tak Ada Geng Motor di Jakarta

    Per Tahun, 60 Orang Tewas Gara-Gara Geng Motor


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Curah Hujan Ekstrem dan Sungai Meluap, Jakarta Banjir Lagi

    Menurut BPBD DKI Jakarta, curah hujan ekstrem kembali membuat Jakarta banjir pada 23 Februari 2020.