Korban Geng Motor Dua Pekan Terakhir  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Gunawan Wicaksono

    TEMPO/Gunawan Wicaksono

    TEMPO.CO, Jakarta - Sudah lama jalanan menjadi medan pertarungan berdarah antar-kelompok. Kini geng motor ikut memasuki gelanggang dengan tindakan tak kalah telengas. Dua pekan terakhir setidaknya tiga orang tewas (di Jakarta dan Makassar) dan belasan lainnya luka-luka akibat ulah mereka. (Baca: Per Tahun, 60 Orang Tewas Gara-gara Geng Motor)

    Korban-korban itu:

    @ 31 Maret 2012, Jakarta
    Anggota TNI AL, Arifin, tewas dikeroyok anggota geng motor di Jalan Benyamin Sueb.

    @ 7 April 2012, Jakarta
    Sekelompok orang mengeroyok empat pengendara sepeda motor di SPBU Shell di Jalan Danau Sunter Utara, pukul 02.30. Akibatnya, Soleh, 17 tahun, tewas, dan tiga luka-luka.

    @ 8 April 2012
    Sebanyak 30 anggota geng motor menyerang kawasan PRJ Kemayoran. Dua sepeda motor dibakar dan satu diambil paksa. Beberapa orang dipukuli.

    @ 10 April 2012, Makassar
    Dua orang menderita luka tikam akibat dikeroyok geng motor di Jalan Pengayoman.

    @ 13 April 2012, Jakarta
    # Dua orang mengalami luka tusuk. Satu mobil dirusak di depan gerbang PT DOK Bayu Bahari Tanjung Priok, pukul 01.30.
    # Tiga orang babak belur di Kampung Bahari.
    # Pelaku melempari batu di depan Polsek Tanjung Priok.
    # Satu orang dibacok, sepeda motornya dirampas di dekat Masjid Akbar, Kemayoran.
    # Tiga orang dibacok di depan gerai 7-Eleven Salemba.

    @ 15 April, Makassar
    # Satu tewas dikeroyok di Jalan Sungai Saddang Baru.

    ISTMAN | EVAN (PDAT) | SUKMA

    Berita Terkait:
    Waspadai 80 Titik Rawan Geng Motor di Jakarta

    Polisi Dinilai Kewalahan Atasi Geng Motor
    Kasus Geng Motor, Polda Dianggap Lamban
    Kasus Geng Motor, Polisi - TNI Perluas Pengamanan
    Ada Kesamaan Ciri dan Modus Pelaku Geng Motor
    Menteri Djoko: Cari Pelaku Kekerasan Kasus Geng Motor
    Per Tahun, 60 Orang Tewas Gara-gara Geng Motor


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.