Warga Depok Digegerkan Mayat di Jembatan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Machfoed Gembong

    TEMPO/Machfoed Gembong

    TEMPO.CO, Depok - Warga Kelurahan Depok, Pancoran Mas, digegerkan dengan temuan mayat yang dibuang di Jembatan Panus, Ciliwung, sekitar pukul 08.00 WIB, Kamis, 25 April 2012.

    Saksi mata, Hendar, 30 tahun, mengatakan dirinya melihat dua orang pria memakai sepeda motor membuang karung putih yang diduga berisi mayat manusia ke jembatan setinggi 30 meter itu. "Mereka dua orang membuang karung ke bawah. Itu diduga mayat," katanya di lokasi kejadian, Rabu, 25 April 2012.

    Menurut Hendar, ia sempat menegur ketika melihat pelaku. Ia langsung curiga karena jembatan ini sering dipakai buang mayat. Pelaku langsung melarikan diri dengan motornya. "Di sini, kan, sering dipakai buang mayat," katanya.

    Warga setempat, Andis, 22 tahun, mengaku kaget. Namun, kejadian serupa sudah sering terjadi di jembatan tersebut. "Bisa dikatakan lima tahun sekali," katanya.

    Dari pantauan, di dinding jembatan terdapat ceceran darah. Begitu pun di aspal. Warga yang penasaran kemudian mengerumuni lokasi kejadian. "Ini sih darah dan baru dieksekusi," kata Kapolsek Pancoran Mas, Komisaris Agus Salim, di lokasi kejadian.

    Saat ini polisi sudah memberikan police line di sekitar darah. Sampai saat ini karung yang diduga berisi mayat belum ditemukan. "Kami masih mencarinya, nanti kita lihat kebenarannya," kata anggota Polresta Depok, Inspektur Dua Simare Mare.

    ILHAM TIRTA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona COVID-19 Hantam Ekonomi Indonesia pada Maret 2020

    Dampak Virus Korona terhadap perekonomian Indonesia dipengaruhi kondisi global yang makin lesu. Dunia dihantam coronavirus sejak Desember 2019.