Keluarga Korban Minta Afriyani Dihukum Berat  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana reka ulang kecelakaan maut dihadiri tersangka Afriyani bersama tiga temannya saat menjalani reka ulang kecelakan maut di lokasi kecelakaan halte Tugu Tani, Jakarta, Sabtu (18/2). ANTARA/M Agung Rajasa

    Suasana reka ulang kecelakaan maut dihadiri tersangka Afriyani bersama tiga temannya saat menjalani reka ulang kecelakan maut di lokasi kecelakaan halte Tugu Tani, Jakarta, Sabtu (18/2). ANTARA/M Agung Rajasa

    TEMPO.CO, Jakarta -- Reniwati, salah seorang kerabat korban kecelakaan maut di Jalan Ridwan Rais, Jakarta Pusat, meminta pengadilan menghukum berat Afriyani Susanti, 29 tahun. Afriyani menjadi tersangka utama dalam kasus kecelakaan yang menewaskan sembilan orang di Jalan Ridwan Rais, Jakarta Pusat.

    "Saya mau dia dihukum seberat-beratnya. Saya tahu pengadilan pasti bertindak adil dan menghukum yang salah," ujar Reniwati yang datang ke sidang perdana kasus tersebut di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis, 26 April 2012.

    Cucu Reniwati yang berusia 17 tahun, Muhamad Muzefah atau Ujay, merupakan salah seorang korban yang meninggal akibat kecelakaan itu.

    "Saya akan terus menghadiri persidangan ini sampai tuntas, sampai selesai," ujar nenek berusia 74 tahun itu sambil memegang foto Ujay.

    "Dia habis bermain bola di Monas. Yang saya bingung, kenapa dia lewat Tugu Tani, biasanya tidak pernah," ujar warga Tanah Tinggi, Senen, Jakarta Pusat, itu.

    WDA | ANT

    Berita terkait
    Sopir Xenia Maut dan Pasal Pembunuhan Disengaja
    Laju Mobil Xenia Afriyani Susanti versi Roy Suryo

    Afriyani Dikenal Tomboy Saat SMA

    Pak RT Pusing Ditanyai Kecelakaan Maut Afriyani

    Ibu Afriyani Susanti Masih Syok

    Sopir Xenia Maut Cs Diperiksakan ke RSKO

    Polisi Masih Buru Penjual Ekstasi Xenia Maut

    Berkas Xenia Maut Secepatnya Dilimpahkan ke Pengadilan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Wuhan Menjangkiti Kapal Pesiar Diamond Princess

    Jumlah orang yang terinfeksi virus korona Wuhan sampai Minggu, 16 Februari 2020 mencapai 71.226 orang. Termasuk di kapal pesiar Diamond Princess.