Tangki SPBU Meledak, Satu Pekerja Tewas

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas pemadam kebakaran mendinginkan bagian penampungan bahan bakar di Stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang meledak pada di Kemandoran, Jakarta, Kamis (26/4). Kejadian tersebut berawal dari dua orang pekerja yang mengelas penampungan bahan bakar yang akhirnya meledak dan menewaskan satu orang pekerja. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Petugas pemadam kebakaran mendinginkan bagian penampungan bahan bakar di Stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang meledak pada di Kemandoran, Jakarta, Kamis (26/4). Kejadian tersebut berawal dari dua orang pekerja yang mengelas penampungan bahan bakar yang akhirnya meledak dan menewaskan satu orang pekerja. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebuah tangki di SPBU Jalan Palmerah Barat, Grogol Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, siang tadi meledak. Seorang tewas dalam kejadian itu, sedangkan seorang lainnya luka parah dan masih kritis.

    Menurut seorang saksi mata, Eko Suryanto, 32 tahun, ledakan terjadi sekitar pukul 14.00. Saat itu ia hendak pergi makan siang. "Tiba-tiba terdengar ledakan dan ada api membumbung dua meter," kata Eko di lokasi, Kamis, 26 April 2012.

    Pada saat bersamaan, dia melihat tubuh Syaimin, seorang korban, terlontar setinggi 15 meter. Setelah melayang di udara, tubuh korban jatuh ke tanah dengan keras. "Dia tewas seketika," katanya. “Badannya hancur dengan luka di wajah dan tangan.” Sedangkan seorang korban lainnya menderita luka bakar yang cukup serius. Korban dilarikan ke RS Mintohardjo.

    Kasatreskrim Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan Ajun Komisaris Besar Hermawan mengatakan ledakan terjadi saat pekerja tengah mengelas tangki penyimpanan. Dia menduga masih ada bahan bakar yang tersisa di dalam tangki. "SPBU memang dalam perbaikan," kata Hermawan.

    Hermawan memastikan kejadian ini murni kecelakaan akibat kelalaian pekerja. Namun, untuk memastikan, polisi masih melakukan penyelidikan. Korban tewas langsung dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo.

    ADITYA BUDIMAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.