Penerbit: Buku Irshad Manji Ditolak Toko Buku  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Irshad Manji. TEMPO/Jacky Rachmansyah

    Irshad Manji. TEMPO/Jacky Rachmansyah

    TEMPO.CO , Jakarta: Direktur Utama ReneBook Anis Maftuhin membantah pembubaran diskusi buku Irshad Manji Allah, Liberty & Love merupakan bagian dari strategi promosi. Sebab, Anis mengatakan penerbit tidak mendapat keuntungan apa pun.

    Menurut Anis, akibat pembubaran itu sejumlah toko buku menolak menjual Allah Liberty & Love dengan alasan keamanan. "Jadi bukunya juga akan sulit didapat karena tertahan di distributor," Anis, Sabtu, 5 Mei 2012.

    ReneBook merupakan penerbit Allah, Liberty & Love yang disadur ke bahasa Indonesia. Acara diskusi buku itu di Salihara, Jumat, 4 Mei 2012, merupakan kerja sama ReneBook dengan Komunitas Salihara.

    Gedung Salihara digeruduk sejumlah organisasi massa pada Jumat, 4 Mei 2012, pukul 19.00. Hal itu terjadi beberapa saat setelah acara diskusi buku karya Irshad Manji berjudul Allah, Liberty & Love dimulai. Massa di luar gedung itu berteriak dan meminta acara diskusi tersebut dibubarkan.

    Anis menyatakan pembubaran acara diskusi buku Irshad Manji sangat disayangkan. Menurut Anis, polisi seharusnya mengetahui dulu isi buku yang menjadi bahan diskusi sebelum memutuskan untuk membubarkan acara diskusi.

    "Saat diminta membaca isi buku, polisi malah menyatakan tidak ada waktu lagi dan acara diskusi harus bubar," ujar Anis.

    DIMAS SIREGAR

    Berita terkait
    Komunitas Salihara Pertanyakan Pembubaran Diskusi

    Komunitas Salihara Kutuk Pembubaran Diskusi Irshad Manji

    Serbu Diskusi Salihara, Bos FPI Belum Baca Buku Irshad Manji

    Kronologi Pembubaran Diskusi di Salihara

    Alasan FPI Protes Diskusi Buku Salihara

    Mengapa Peserta Diskusi Salihara Ngotot Bertahan?

    Salihara Diamuk, Peserta Diskusi Menolak Pergi
    Kata Pembicara Diskusi Salihara Sebelum Diungsikan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ETLE, Berlakunya Sistem Tilang Elektronik Kepada Sepeda Motor

    Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya telah memberlakukan sistem tilang elektronik (ETLE) kepada pengendara sepeda motor.