BNN: Kampung Ambon Tak Bisa Ditangani Parsial  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Barang bukti berupa berbagai jenis senjata api dan tajam, disita Polres Metro Jakarta Barat usai melakukan penggerebekan di kawasan Kampung Ambon, Cengkareng, Jakarta, Senin (30/4). Dalam operasi tersebut petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa senjata tajam, senjata api, alat penghisap sabu, minuman keras, ganja dan dua orang tersangka. Tempo/Tony Hartawan

    Barang bukti berupa berbagai jenis senjata api dan tajam, disita Polres Metro Jakarta Barat usai melakukan penggerebekan di kawasan Kampung Ambon, Cengkareng, Jakarta, Senin (30/4). Dalam operasi tersebut petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa senjata tajam, senjata api, alat penghisap sabu, minuman keras, ganja dan dua orang tersangka. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta -- Badan Narkotika Nasional mengakui bahwa pemberantasan narkoba di Kampung Ambon, Jakarta Barat, tak bisa dilakukan secara instan. "Yang kami lakukan adalah mengikis aktivitas secara halus namun pasti," kata Kepala Bidang Humas BNN Komisaris Besar Sumirat Dwiyanto kepada Tempo, Kamis, 3 Mei 2012.

    BNN mengaku telah berupaya untuk melakukan pendekatan terhadap warga Kampung Ambon selama dua tahun terakhir. "Ada perkembangan yang cukup baik, dari dilarang untuk membuat pos terpadu sampai sekarang sudah ada pos," kata Sumirat.

    Sumirat menjelaskan, dulu aparat selalu kesulitan saat akan masuk Kampung Ambon. "Kalau petugas mau masuk, kampung itu mendadak kosong melompong enggak ada orang," kata Sumirat.

    Situasi mulai lebih terbuka saat ini. "Ada sebagian kecil kelompok masyarakat yang ingin kampung mereka berubah," kata Sumirat.

    Untuk itu, BNN memberikan sejumlah program pengembangan ketrampilan bagi warga Kampung Ambon. "Sudah mulai ada anggota masyarakat yang terlepas dari sindikat narkoba," ia menambahkan.

    Namun, ia mengakui upaya pemberantasan narkoba tak bisa dilakukan dengan represif. "Harus ada gabungan berbagai cara, termasuk dengan upaya preventif," katanya.

    Sumirat juga tak menampik bahwa BNN telah mengantongi sejumlah nama yang terkait narkoba di Kampung Ambon. "Tapi kita tak boleh gegabah bertindak, kata Sumirat.

    Sebelumnya, Kepolisian Resor Jakarta Barat, telah melakukan dua kali penggerebekan di Kampung Ambon. Dari penggerebekan terakhir, polisi menangkap empat tersangka yang diduga sebagai pengedar.

    SUBKHAN


    Berita terkait
    Tangan Godfather Narkoba di Kampung Ambon
    Kampung Ambon, Surga Narkoba bagi Artis & Pejabat
    Kampung Ambon, Surga Narkoba bagi Artis & Pejabat
    Di Kampung Ambon, Gaji Timbang Narkoba Rp 30 Juta


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    GERD Memang Tak Membunuhmu tapi Dampaknya Bikin Sengsara

    Walau tak mematikan, Gastroesophageal reflux disease alias GERD menyebabkan berbagai kesengsaraan.