Penembak Kameramen TVRI telah Diketahui

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas kepolisian tengah menunjukkan sketsa wajah pelaku penembakan wartawan senior TVRI Djuli Elfano di Polres Jakarta Selatan, Rabu (21/03). Tempo/Tony Hartawan

    Petugas kepolisian tengah menunjukkan sketsa wajah pelaku penembakan wartawan senior TVRI Djuli Elfano di Polres Jakarta Selatan, Rabu (21/03). Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Polda Metro Jaya mulai mendapatkan gambaran atau titik terang mengenai pelaku penembak Djuli Erfano, seorang wartawan TVRI. "Ada beberapa nama yang kami duga kuat sebagai pelakunya," ujar Juru Bicara Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto, pada Jumat 18 Mei 2012.

    Mengenai informasi  yang menyebutkan bahwa pelaku penembakan tersebut sudah ditangkap, Rikwanto membantahnya. Menurutnya selama ini polisi mengatakan sulit untuk mengejar para pelaku. Disebabkan minimnya informasi yang didapat pada saat kejadian.

    "Mengenai dari kelompok mana, kami belum bisa menyebutkan asal mereka," kata Rikwanto. 

    Djuli, 47 tahun, tewas ditembak di depan kediamannya di Villa Bintaro Indah, Ciputat, Tangerang Selatan pada 17 Maret 2012. Juru kamera senior itu ditembak sekitar jam 13.15 WIB.

    Peristiwa terjadi saat Djuli memergoki sepeda motor Suzuki Satria milik anaknya yang bernomor polisi B 6481 WEP, hendak dicuri. Dia pun berusaha menggagalkan aksi dua pelaku itu. 

    Diduga, Djuli melakukan perlawanan ketika para pelaku mengancamnya. Salah seorang pelaku menembakkan senjata. Djuli tertembak di bagian ketiak kiri yang tembus hingga ke ketiak kanan. Ia meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit.

    Polisi telah menyebar sketsa dua pelaku pada akhir Maret lalu. Ciri-ciri mereka adalah berambut pendek dan berbadan tegap, sedangkan seorang pelaku lainnya bertubuh kurus dan berambut gondrong. 

    SATWIKA MOVEMENTI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.