Polisi Temukan Sepeda Motor Perampok Penembak Satpam IPB

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah mahasiswa melihat lokasi penembakan dua satpam kampus oleh orang tidak dikenal di Depan Mesjid Al-Hurriyah Kampus IPB Dramaga, Bogor, Jabar, Jumat (25/5). ANTARA/Jafkhairi

    Sejumlah mahasiswa melihat lokasi penembakan dua satpam kampus oleh orang tidak dikenal di Depan Mesjid Al-Hurriyah Kampus IPB Dramaga, Bogor, Jabar, Jumat (25/5). ANTARA/Jafkhairi

    TEMPO.CO, Bogor - Kepolisian Resor Bogor mengamankan satu unit sepeda motor Honda Vario bernomor polisi B 6935 ZA dan sebuah jaket di pinggir jalan, belakang gedung Rektorat Institut Pertanian Bogor, Jumat, 25 Mei 2012. Barang-barang tersebut diduga kuat milik pelaku penembakan terhadap dua petugas satuan pengamanan IPB, Supriyadi alias Bonar dan Suhardi.

    "Tapi, setelah kami cek ke Polda Metro Jaya, nomor polisi sepeda motor pelaku ini ternyata palsu," kata Kepala Polres Bogor Ajun Komisaris Besar Herry Santoso kepada wartawan, Jumat petang.

    Dia mengatakan, dalam olah tempat kejadian perkara, polisi menemukan pecahan kaca spion kiri yang cocok dengan sepeda motor Vario. Pelaku sengaja meninggalkan sepeda motor, karena seusai kejadian, petugas langsung melakukan sekat di setiap jalur keluar.

    “Dugaan pelaku tinggalkan motornya karena takut tertangkap,” kata Kapolres Bogor. "Kami juga menurunkan dua anjing pelacak dari Brimob Kelapa Dua, Depok."

    Hasil keterangan saksi, AKBP Herry menjelaskan, pelaku juga sempat menodong pedagang siomai. Pedagang tersebut kini masih dimintai keterangan. Berdasarkan keterangan saksi ini, polisi akan membuat sketsa. "Karena saksi melihat langsung wajah pelaku."

    Sementara itu, Sekretaris Eksekutif IPB Bonny Poernomo Wahyu Santoso mengatakan keluarga besar IPB berduka atas tewasnya dua anggota unit keamanan kampus ketika melaksanakan tugas. Kedua korban, malam ini, akan disemayamkan di gedung Rektorat IPB sebelum dikebumikan oleh pihak keluarga.

    "Atas kejadian ini, kami akan meningkatkan pengamanan. Kami juga segera melengkapi perangkat standar keamanan, seperti CCTV. Sebab areal IPB ini mencapai 260 hektare," kata Bonny.

    ARIHTA U SURBAKTI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kebijakan Lockdown Merupakan Kewenangan Pemerintah Pusat

    Presiden Joko Widodo menegaskan kebijakan lockdown merupakan wewenang pusat. Lockdown adalah salah satu jenis karantina dalam Undang-undang.