Polisi Kawal Pengembalian Uang Tiket Lady Gaga  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pengunjukrasa dari Forum Umat Islam (FUI) dan Front Pembela Islam (FPI) melakukan aksi menolak konser Lady Gaga di depan Kedubes Amerika Serikat, Jakarta, Jumat (25/5). AP/Dita Alangkara

    Sejumlah pengunjukrasa dari Forum Umat Islam (FUI) dan Front Pembela Islam (FPI) melakukan aksi menolak konser Lady Gaga di depan Kedubes Amerika Serikat, Jakarta, Jumat (25/5). AP/Dita Alangkara

    TEMPO.CO, Jakarta - Terkait dengan pembatalan konser penyanyi kontroversial asal Amerika Serikat, Lady Gaga, Polda Metro Jaya akan mengawal jalannya pengembalian tiket oleh promotor Big Daddy Entertainment terhadap para calon penontonnya. "Kami akan berkoordinasi dengan mereka untuk menyesuaikan jumlah personel yang dikerahkan," ujar juru bicara Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto, pada Ahad 27 Mei 2012.

    Mengenai tempat pun belum ditentukan, apakah di satu lokasi atau tersebar. "Kemungkinannya akan dibuat lebih dari satu hari agar jumlah orang yang antre tidak terlalu banyak," Rikwanto mengatakan.

    Big Daddy mengumumkan pembatalan konser Gaga pagi tadi pukul 10.00 di Nutz Culture Restaurant, Senayan City, Jakarta Selatan. Mereka beralasan pembatalan oleh manajemen Lady Gaga karena pertimbangan keamanan. "Informasi yang kami peroleh, pertimbangan keamanan terkait dengan Lady Gaga dan para penonton konser," kata Rikwanto.

    Ketika diminta komentarnya mengenai anggapan bahwa polisi gagal mengamankan jalannya konser, Rikwanto enggan berkomentar. "Kan ada juga alasan lain karena syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh promotor," ujarnya.

    Pada 8 Mei 2012 Polda Metro Jaya mengirimkan surat rekomendasi kepada Mabes Polri untuk tidak mendukung penyelenggaraan pertunjukan Gaga. Alasannya adalah citranya sebagai penyanyi berpenampilan vulgar pendukung gaya hidup sesama jenis yang tidak lazim di Indonesia.

    Namun Mabes akhirnya mengajukan syarat kepada Big Daddy agar konser terselenggara. Syarat-syarat tersebut adalah izin dari Kementerian Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Kemenkopohukam), Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), dan Direktorat Jenderal Imigrasi.

    "Satu syarat yang belum dipenuhi oleh Big Daddy adalah izin dari Dinas Pariwisata DKI Jakarta," ujar Rikwanto. Namun ternyata pihak menajemen Lady Gaga yang membatalkan konser melalui Big Daddy.

    Sedianya konser akan digelar pada 3 Juni 2012 di Gelora Bung Karno, Jakarta. Namun muncul penolakan dari berbagai anggota kemasyarakatan yang menganggap penyanyi tersebut mengumbar aurat saat tampil di atas panggung.

    SATWIKA MOVEMENTI

    Berita terkait
    Promotor Syok Lady Gaga Batalkan Konser
    30 Mei, Info Lengkap Pengembalian Tiket Lady Gaga
    Konser Batal, Berapa Kerugian Promotor Lady Gaga?
    Duit Tiket Penonton Gaga Dikembalikan 100 Persen
    Konser Lady Gaga Harus Lulus 2 Penilaian Ini
    Mengapa Lady Gaga Gelar Konser di Asia
    Promotor Konser Lady Gaga Belum Dapat 3 Izin


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ashraf Sinclair dan Selebritas yang Kena Serangan Jantung

    Selain Ashraf Sinclair, ada beberapa tokoh dari dunia hiburan dan bersinggungan dengan olah raga juga meninggal dunia karena serangan jantung.