Polisi Tetapkan 7 Tersangka Kasus Bullying Don Bosco  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Salah satu siswa SMA Don Bosco Pondok Indah yang diduga melakukan penganiayaan terhadap juniornya tiba di Polres Metro Jakarta Selatan, (31/7). Sebanyak 9 siswa Don Bosco dan seorang satpam akan diperiksa sebagai saksi oleh penyidik Polres Metro Jakarta Selatan. Tempo/Tony Hartawan

    Salah satu siswa SMA Don Bosco Pondok Indah yang diduga melakukan penganiayaan terhadap juniornya tiba di Polres Metro Jakarta Selatan, (31/7). Sebanyak 9 siswa Don Bosco dan seorang satpam akan diperiksa sebagai saksi oleh penyidik Polres Metro Jakarta Selatan. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan menetapkan tujuh orang tersangka pelaku bullying di SMA Seruni, Don Bosco, Pondok Indah. "Kami gelar perkara semalam dan kami tetapkan tujuh tersangka dari sembilan orang diperiksa," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Jakarta Selatan, Ajun Komisaris Besar Hermawan, Rabu, 1 Agustus 2012.

    Sembilan siswa yang diperiksa adalah AD, AK, AW, KA, RR, RJ, SA, SJ, dan GC. "Dua lain tidak dijadikan tersangka karena tidak melakukan apa-apa terhadap korban," kata Hermawan.

    Ia tidak menyebutkan ketujuh nama atau pun inisial tersangka. "Tujuh orang tersangka itu termasuk dua anak kembar dan GC juga termasuk salah satunya," kata Hermawan.

    Ia menuturkan tujuh tersangka memiliki peran masing-masing. Ada yang memukul, menampar, menyundut rokok, memaksa minum bir, mengancam pakai pisau, menendang pakai dengkul, menyuruh angkat batu yang berat, dan kegiatan lainnya yang dilakukan bersama-sama. "Tidak ada yang memimpin. Semua melakukan bersama."

    Motif tersangka melakukan tindakan tersebut adalah karena merasa sebagai senior. Mereka juga beranggapan tindakan itu wajar. "Dari penyidikan, kami menyimpulkan bahwa tindakan itu kejahatan dan masuk ranah hukum sampai saat ini," kata Hermawan.

    Menurut Hermawan, tujuh tersangka tersebut dijerat dengan Pasal 170 KUHP dan Pasal 80 Undang-Undang Perlindungan Anak. "Penahanannya masih kami lihat nanti. Tapi untuk sekarang pelaku masih wajib lapor pada Senin dan Kamis."

    Kasus ini berawal dari seorang siswa baru yang mengikuti masa orientasi siswa (MOS) di SMA Seruni Don Bosco. Siswa itu kemudian diduga menjadi korban bullying. Siswa berinisial A ini mengaku dipukul dan disundut rokok di sekolahnya oleh kakak kelasnya. Orang tua korban melaporkan kasus kekerasan ini ke Polres Jakarta Selatan, Rabu, 25 Juli 2012.

    AFRILIA SURYANIS

    Berita Terpopuler

    Djoko Susilo ''Menghilang''  
    Begini Cara Robert Pattinson Lampiaskan Sakit Hati
    Polisi Dinilai Hambat Tugas KPK

    Dilepas City, Mancini Pindah ke Klub Spanyol

    Pelapor Korupsi Simulator SIM Siap Buka-bukaan

    Djoko Susilo Sudah Dicegah ke Luar Negeri

    24 Jam Lebih, Petugas KPK Tertahan di Korlantas

    Suhu Dieng Tembus Minus 5 Derajat Celcius

    Keluarga Tak Tahu Tibo Dicari-cari BEC Tero

    La Nyalla Kecewa Pemain LSI Perkuat Timnas


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.