Meski Masih SMA, Kedua Tersangka Pembunuh Ini Ditahan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi: TEMPO/Mahfoed Gembong

    Ilustrasi: TEMPO/Mahfoed Gembong

    TEMPO.CO, Jakarta:  Kepala Unit Reserse Kriminal Kepolisian Sektor Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Ajun Komisaris Nurdin Rahman, mengaku terpaksa menahan dua pelaku tawuran pelajar yang menewaskan seorang korban, Senin 6 Agustus 2012 lalu. “Meskipun pelaku di bawah umur, kalau korbannya meninggal, kami sulit menangguhkan penahanan,” kata Nurdin, Sabtu 11 Agustus 2012 di kantornya.

    Tawuran yang menewaskan seorang pelajar ini terjadi, awal pekan lalu di Bintaro, . Perkelahian pelajar ini melibatkan SMA Kartika dan SMA 87 Jakarta. Korban tewas bernama Jeremy Hasibuan. Polisi sekarang menahan AM, 15 tahun dan MF, 16 tahun, dua tersangka pelaku pembunuhan. Mereka masih duduk di bangku SMA. Polisi mengantungi bukti kalau keduanya membacok korban di bagian kepala, hingga korban tewas.

    Menurut Nurdin, bisa saja ada kesepakatan damai antara pelaku dan korban pembunuhan. “Kalau ada kesepakatan begitu, bisa saja nanti penahanan ditangguhkan,” kata Nurdin.  Menurut Nurdin, tindakan tegas polisi diambil agar ada efek jera. “Tawuran pelajar tidak bisa dibiarkan,” katanya.

    Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia, Asrorun, mengaku tak bisa berbuat apa-apa soal penahanan anak di bawah umur oleh polisi. “Ini konsekuensi hukum,” katanya.  

    AFRILIA SURYANIS

    Berita Terpopuler:
    Rhoma Irama Ancam Penyebar Ceramahnya

    Seberapa Penting Luna Maya Bagi Ariel

    Tak Dapat Koalisi Partai, Jokowi Merasa Dikeroyok

    Panwaslu Lindungi Pelapor dari Gugatan Rhoma

    Habibie Terjun Lagi ke Dunia Penerbangan

    RCTI Bantah Cekal Rhoma Irama

    Turboprop N-250, Pesawat Andalan Selanjutnya

    MNC Juga Bantah Mencekal Rhoma

    Pengamat: PKS Punya Andil Besar di Putaran Kedua

    Habibie Pakai ''Link''-nya untuk Promosikan Pesawat 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.