Tujuh Lapak Pemulung di Tambora Dilalap Api  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah petugas pemadam kebakaran dibantu warga berusaha memadamkan kebakaran di kawasan pemukiman padat Duri Bangkit, Jembatan Besi, Jakarta, Selasa (3/7). Sekitar 38 mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadam kebakaran yang belum diketahui penyebabnya. TEMPO/Tony Hartawan

    Sejumlah petugas pemadam kebakaran dibantu warga berusaha memadamkan kebakaran di kawasan pemukiman padat Duri Bangkit, Jembatan Besi, Jakarta, Selasa (3/7). Sekitar 38 mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadam kebakaran yang belum diketahui penyebabnya. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta -Sebanyak tujuh lapak pemulung di daerah Tambora ludes dilalap api, di hari lebaran pertama, kemarin malam. Kejadian terjadi di Jl Bandengan Utara III RT 14/11 kel Pekojan, Kecamatan Tambora, sekitar pukul 19.35.

    Lapak-lapak itu berada di pinggiran rel kereta api. Namun selama kebakaran terjadi, tidak ada kereta api yang lewat. Api kemudian berhasil dipadamkan pada pukul 20.30.

    Petugas menduga kebakaran disebabkan oleh korsleting listrik di lapak itu. "Banyak kardus di sana, jadi cepat menyebar," kata Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Jakarta Barat, Sutarno, ketika dihubungi Tempo, Ahad, 19 Agustus 2012.

    Sebanyak 29 unit mobil pemadam kebakaran dari Jakarta Barat, Jakarta Utara dan Dinas dikerahkan untuk menjinakkan api tersebut. Sutarno mengaku tim pemadam tidak mengalami banyak hambatan dalam memadamkan api itu.

    Hambatan kecil yang mereka alami hanya karena lokasi kebakaran berada di tempat padat penduduk. "Karena libur, jalanan sepi, jadi lumayan cepat," katanya.

    Kejadian di hari pertama lebaran ini tidak memakan korban satu pun. Sebelumnya, pada 8 Agustus 2012, sempat terjadi kebakaran juga di kelurahan Krendang, Kecamatan Tambora. PAda kejadian di bulan ramadhan itu sekitar 75 rumah dan konveksi habis terbakar.

    MITRA TARIGAN

    Berita Terpopuler:
    Diajak Sungkeman, Cucu SBY Malah Ngumpet
    Ada Spanduk Dukungan Foke di Tempat Pemakaman

    Pos Polisi Solo Kembali Diserang

    Guru SD Unggah Foto Telanjang di Facebook

    Hasil Lengkap Pertandingan Liga Inggris

    Djan Faridz dan Fauzi Bowo Akur di Istana

    Warga Diminta Tenang, Target Penembakan Adalah Polisi

    Polisi Telusuri Kelompok Sakit Hati

    Boediono Kunjungi Mega, Open House Bubar

    Kumbang Hidup di Telinga Perempuan Ini 3 Tahun


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.