Foke 'Emoh' Monorel, Dahlan Tak Masalah  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Beberapa pekerja sedang menyelesaikan pembangunan Monorail di kawasan Senayan, Jakarta. TEMPO/Novi Kartika

    Beberapa pekerja sedang menyelesaikan pembangunan Monorail di kawasan Senayan, Jakarta. TEMPO/Novi Kartika

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo mengatakan keberatan dengan proyek monorel dan lebih memilih elevated bus.

    Menanggapi pilihan Kepala Daerah DKI Jakarta itu, Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan mengatakan tidak keberatan. "Ya, tidak apa-apa," ujarnya singkat, pada Kamis, 23 Agustus 2012, di Kementerian BUMN.

    Beberapa waktu lalu, Dahlan menyatakan dukungannya terhadap perusahaan BUMN, PT Adhi Karya, untuk menjadi kontraktor pembangunan monorel. "Yang jelas kami sudah menyampaikan semua terkait proyek ini," ujarnya.

    Menurut dia, Adhi Karya kompeten dalam pembangunan monorel yang bertujuan mengurangi tingkat kemacetan Ibu Kota.

    Dalam sebuah petemuan Engineering BUMN beberapa waktu lalu, Adhi Karya mengusulkan untuk melanjutkan pembangunan monorel, yang diharapkan rampung pada 2015. Monorel diperkirakan bisa mengangkut 800 penumpang dalam satu kali perjalanan. Kontraktor itu juga mengusulkan adanya rute baru.

    Sementara Foke, sapaan Fauzi Bowo, mengatakan proyek monorel terdahulu di Jakarta, dengan rute Senayan-Kuningan, terhenti karena dianggap tidak layak. Sebagai gantinya, ia berencana membuat proyek bus layang dengan memanfaatkan tiang-tiang pancang monorel yang sudah dibangun.

    SATWIKA MOVEMENTI

    Berita ekonomi lainnya:
    Sri Mulyani Wanita Paling Berpengaruh Dunia ke-72
    Pesawat Delay karena Pilot Kena Macet

    Angkasa Pura Tak Tahu Soal Penyatuan ''Airport Tax''

    Pesawat Lion Air Serempet Airfast

    Pesawat Bermasalah, Delay Penerbangan Marak

    Menteri Dahlan Beri Nilai 7,5 untuk ASDP

    Air Asia Tetap Layani Rute Solo-Kuala Lumpur

    Pemerintah Tak Akan Perlonggar Tax Holiday

    Menteri Agus Minta Bendahara Menjaga Integritas

    Cara Antam Hadapi Krisis


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.