FPI Pusat Klaim Tak Tahu Penyegelan 7-Eleven

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Tindakan penyegelan minimarket 7-Eleven di Jalan Pejaten Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, oleh Front Pembela Islam Jati Padang dilakukan tanpa sepengetahuan pengurus pusat FPI.

    "Kami tidak tahu soal adanya penyegelan ini," kata Sekretaris Jenderal FPI, Shobri Lubis, ketika dihubungi Tempo, Ahad, 23 September 2012.

    Menurut Shobri, penyegelan ini kemungkinan besar dilakukan atas inisiasi FPI Jati Padang. Shobri menegaskan tindakan tersebut belum dilaporkan kepada pengurus pusat FPI.

    Pengakuan senada disampaikan juru bicara FPI, Muchsin Alatas. Menurut dia, pengurus pusat FPI tidak pernah diberi tahu ihwal adanya penyegelan terhadap minimarket di Pasar Minggu.

    "Langsung hubungi FPI yang menyegel saja," kata dia.

    Seperti diberitakan sebelumnya, 20 orang dari FPI Jati Padang mendatangi minimarket 7-Eleven di Jalan Pejaten Raya, Jati Padang, Pasar Minggu, untuk kemudian disegel pada Sabtu, 22 September 2012, pukul 22.15.

    WAYAN AGUS P

    Berita lain:
    FPI Segel Seven Eleven Pejaten

    Usai Segel Seven Eleven,FPI Datangi Tempat Hiburan

    Dor, Dor, Rampok Bertopeng Lolos dari Warga

    Pria Terjun Bebas dari Jembatan Transjakarta PGC

    Komunitas Kereta Tidak Setuju Kenaikan Tarif


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Terobosan Nadiem di Pendidikan, Termasuk Menghapus Ujian Nasional

    Nadiem Makarim mengumumkan empat agenda utama yang dia sebut "Merdeka Belajar". Langkah pertama Nadiem adalah rencana menghapus ujian nasional.