Ayah FR Pengusaha di Bali  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Siswa SMA Negeri 70 Jakarta FT alias Doyok, tersangka pembacokan siswa SMAN 6 Alawy Yusianto Putra, dikawal petugas kepolisian memasuki Mapolres Metro Jakarta Selatan, Kamis (27/9). ANTARA/Dhoni Setiawan

    Siswa SMA Negeri 70 Jakarta FT alias Doyok, tersangka pembacokan siswa SMAN 6 Alawy Yusianto Putra, dikawal petugas kepolisian memasuki Mapolres Metro Jakarta Selatan, Kamis (27/9). ANTARA/Dhoni Setiawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Ayah Fitrah Rahmadani, 19 tahun, siswa Sekolah Menengah Atas Negeri 70 Jakarta, tersangka pembacokan terhadap siswa SMAN 6, Alawy Yusianto Putra, 15 tahun, dalam tawuran pada Senin 24 September lalu, adalah seorang pengusaha di Bali.

    Menurut kuasa hukum FR, Nazarudin Lubis, ayah kliennya berinisial RD, 50 tahun. "Wiraswasta sebagai pengusaha mebel di Bali. Ibunya ibu rumah tangga," kata Nazarudin di Markas Kepolisian Resor Jakarta Selatan, Kamis, 27 September 2012.

    Saat ini, ayah FR ada di ruang penyidik bersama anaknya. "Ada di dalam, tapi ibunya belum datang," ujarnya. FR adalah anak kelima dari enam bersaudara.

    Kepala Polres Metro Jakarta Selatan Komisaris Besar Wahyu Hadiningrat membantah kabar yang menyatakan bahwa Fitrah adalah anak anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Tangerang Selatan. "Bukan, bukan anak anggota DPRD Tangsel," kata Wahyu di Markas Polres Jakarta Selatan, Kamis, 27 September 2012.

    Wahyu belum bisa memastikan siapa orang tua FR. "Nanti kami gali anak siapa dari penyidikan," ujarnya.

    Pagi tadi, Polres Metro Jakarta Selatan berhasil menangkap FR. FR ditangkap di daerah Yogyakarta sekitar pukul 06.00 di sebuah rumah kos. "Pagi tadi kami berhasil menangkap FR, tempatnya di daerah Yogya," kata Wahyu kepada Tempo.

    FR dijerat dengan Pasal 338 Kitab Undang-undang Hukum Pidana tentang Pembunuhan dengan ancaman 15 tahun penjara. Pelaku juga dijerat dengan Pasal 351 ayat (3) KUHP tentang Penganiayaan yang Menyebabkan Orang Meninggal dan Pasal 170 KUHP tentang Pengeroyokan dengan ancaman 12 tahun penjara.

    AFRILIA SURYANIS

    Berita Terkait
    Siswanya Ditangkap, Kepala SMAN 70 Datangi Polisi

    Terduga Pembunuh Alawy Ditangkap di Jalan Affandi 

    Cegah Tawuran, Menteri Usul Tambah Pelajaran Agama 

    Tips Mengatasi Tawuran Antarpelajar

    Ini Titik Rawan Tawuran Pelajar di Jakarta Utara


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.