Kenaikan Tarif KRL Commuter Tidak Ditunda  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penumpang yang akan naik KRL Jabotabek berbaris saat kereta tiba di Stasiun Manggarai, Jakarta. Tempo/Tony Hartawan

    Penumpang yang akan naik KRL Jabotabek berbaris saat kereta tiba di Stasiun Manggarai, Jakarta. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Kereta Commuter Jabodetabek memastikan bahwa tidak ada penundaan  kenaikan tarif kereta rel listrik (KRL) Jabodetabek. “Tidak benar kami menunda kenaikan tarif. Tarif tetap naik per 1 Oktober mendatang,” kata Sekretaris Perusahaan PT KCJ, Makmur Syaheran, ketika dihubungi Tempo, Jumat, 28 September 2012. Tarif kereta commuter akan naik sebesar Rp 2.000 seragam untuk semua jurusan dan kelas mulai bulan depan.

    Menurut Makmur, pertemuan Komnas HAM dengan operator, penumpang, dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) pada Kamis, 27 September 2012 tidak menghasilkan keputusan apa pun. “Tidak ada kesepakatan untuk menunda kenaikan tarif,” katanya, membantah pemberitaan sebuah media massa nasional.

    Makmur menjamin akan adanya perbaikan layanan seiring dengan kenaikan tarif kereta commuter. Senin lalu, kata dia, PT KCJ telah mendatangkan 20 dari 60 unit gerbong dari Jepang tahun ini. “Sebanyak 60 unit dibeli lewat pinjaman bank demi pelayanan masyarakat,” kata Makmur. Rasio jumlah armada kereta masih kurang dari jumlah penumpang saat ini.

    Perbaikan layanan itu juga dilakukan dengan merilis satu rangkaian kereta commuter khusus wanita pada Senin pekan depan. “Rangkaian kereta khusus wanita ini akan beroperasi di jalur loop Jakarta-Bogor,” katanya. Tiap hari kereta ini rencananya akan melakukan 10 kali perjalanan bolak balik dalam sehari. Sebanyak 16 petugas akan mengawasi dan mengamankan kereta ini.

    Menurut Makmur, kereta khusus wanita ini diluncurkan sebagai upaya untuk memuliakan perempuan yang bekerja (wanita karier) dengan menggunakan kereta. Peluncuran kereta ini, kata dia, tidak menghapus gerbong khusus wanita yang ada di semua kereta commuter saat ini. Adapun PT KCJ saat ini mengoperasikan 482 gerbong kereta commuter.

    AMANDRA MUSTIKA MEGARANI

    Berita Terpopuler:
    Jokowi Pangkas 52 Persen Anggaran Pelantikan  

    Remaja Pembacok Alawy Tertangkap di Yogyakarta 

    Ayah FR Pengusaha di Bali 

    Tersangka Pembunuh Alawy Ternyata Anak Kos-kosan 

    Bekas Bos BNN Singapura Paksa Wanita Ini Oral Seks


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Realitas Versus Laporan Data Statistik Perkebunan Indonesia

    Laporan Data Statistik Perkebunan Indonesia 2017-2019 mencatat luas area perkebunan 2016 mencapai 11,2 juta hektare. Namun realitas berkata lain.