Jokowi Puji Fauzi Bowo Sebagai Kesatria

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga melintasi poster bergambar cagub Pemilukada DKI Jakarta putaran kedua Fauzi Bowo dan Joko Widodo di kolong jembatan Dukuh Atas, Rabu (19/9). TEMPO/Subekti

    Warga melintasi poster bergambar cagub Pemilukada DKI Jakarta putaran kedua Fauzi Bowo dan Joko Widodo di kolong jembatan Dukuh Atas, Rabu (19/9). TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Joko Widodo, yang berhasil meraih suara terbanyak dalam pemilihan Gubernur DKI Jakarta, memuji lawannya, Fauzi Bowo. Menurut dia, Fauzi adalah contoh pemimpin yang patut diteladani. Dia yakin rivalnya itu dapat menerima kekalahan dengan lapang dada. "Beliau sangat kesatria," kata Jokowi--sapaan Joko Widodo--memuji  Fauzi. 

    Jokowi mencontohkan sikap-sikap Foke--panggilan akrab Fauzi Bowo--yang layak ditiru. Salah satunya adalah saat Foke menelepon Jokowi setelah melihat hasil hitung cepat perolehan suara pada pencoblosan 20 September lalu. Begitu juga saat Foke berpamitan kepada sejumlah penduduk Ibu Kota. "Beliau sangat negarawan," kata lelaki yang saat ini masih menjabat Wali Kota Solo itu.

    Sebelumnya, sempat tersiar kabar bahwa kubu Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli berencana melayangkan gugatan ke Mahkamah Konstitusi terkait dengan hasil pemilihan Gubernur DKI  Jakarta. Namun Jokowi yakin langkah itu tidak akan dilakukan oleh Foke. Meskipun demikian, saat ini tim sukses Fauzi-Nachrowi masih mengkaji berbagai persoalan dari segi kualitatif dan kuantitatif.

    Komisi Pemilihan Umum DKI Jakarta memang memberi kesempatan kepada kedua kandidat untuk melayangkan gugatan, tiga hari setelah KPU mengumumkan hasil pemilihan. Besok menjadi batas akhir pendaftaran gugatan. Jika tidak ada gugatan, KPU akan mengeluarkan surat penetapan ihwal terpilihnya pasangan Jokowi-Basuki Tjahaja Purnama. 

    MITRA TARIGAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ekspor Benih Lobster, dari Susi Pudjiastuti hingga Edhy Prabowo

    Kronologi ekspor benih lobster dibuka kembali oleh Edhy Prabowo melalui peraturan menteri yang mencabut larangan yang dibuat Susi Pudjiastuti.