Senin, 19 Februari 2018

Setengah Polos, Model Novi Amalia Tabrak 7 Orang

Oleh :

Tempo.co

Jumat, 12 Oktober 2012 12:17 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Setengah Polos, Model Novi Amalia Tabrak 7 Orang

    Novie Amelia. facebook.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Novi Amalia, model berusia 25 tahun, menabrak tujuh pengendara di Jalan Ketapang, Taman Sari, Jakarta Barat. Ia diduga menenggak minuman keras dan ekstasi sebelum mengendarai Honda Jazz. "Dia minum Chivas (merek wiski) dan ekstasi," ujar juru bicara Kepolisian Daerah Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto, di Mapolda, Jumat, 12 Oktober 2012.

    Minuman keras dan ekstasi itu dikonsumsi di apartemennya di Jakarta Pusat. Dari keterangan sementara, Novi berangkat dari apartemen hendak menuju kawasan Ancol, Jakarta Utara. Di dalam mobil bernomor polisi B-1864-POP itu, Novi berhalusinasi.

    Ia melepas pakaiannya satu per satu dan membuangnya keluar mobil hingga hanya menyisakan pakaian dalamnya saja. "Dompet dan telepon genggamnya pun dibuang," ujar Rikwanto.

    Tak berapa lama dari kejadian itu, ia menabrak sejumlah pengguna jalan lainnya. Beruntung dari kejadian itu tidak terjadi korban jiwa.

    Berdasarkan hasil pemeriksaan tes urine yang dilakukan di Rumah Sakit Husada, Novi positif mengkonsumsi minuman keras dan ekstasi. Polisi belum melakukan pemeriksaan mendalam terhadap pelaku. "Masih dalam pemulihan dan sekarang masih berada di Polsek Taman Sari," kata Rikwanto.

    ADITYA BUDIMAN

    Berita Terpopuler
    Sulitnya Mengakrabkan Siswa SMA 70 dan SMA 6

    Bocah 14 Tahun Divonis 8 Tahun Penjara

    Kuasa Hukum FR Bantah Kliennya Bunuh Alawy

    DPRD Tentukan Jadwal Pelantikan Jokowi Siang Ini

    Tabung Gas Bus Transjakarta Diuji Ulang

    Disability Corner Perpus UI Jadi Korean Corner



     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    JR Saragih dan 4 Calon Kepala Daerah Terganjal Ijazah dan Korupsi

    JR Saragih dicoret dari daftar peserta pemilihan gubernur Sumut oleh KPU karena masalah ijazah, tiga calon lain tersandung dugaan korupsi.