Kartu Pintar Jokowi Makan Anggaran Rp 7 Miliar  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo. TEMPO/Subekti

    Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta-Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menyiapkan anggaran pada tahun ini sebesar Rp 7,2 miliar untuk programnya membebaskan biaya sekolah. Program sementara ini mencakup 10 ribu siswa menengah tingkat atas.

    Kepala Dinas Pendidikan Taufik Yudi Mulyanto mengatakan bahwa pada peluncuran 10 November nanti, kartu akan dibagikan kepada 3000 siswa pertama. Mereka dipastikan berasal dari keluarga kurang mampu.

    "Penerima kartu pintar diperoleh dari setiap sekolah yang mengetahui secara detail kondisi para siswa," ujar Taufik, Rabu 24 Oktober 2012.

    Taufik menjelaskan, siswa tingkat SD/SMP tidak diikutsertakan pada tahun anggaran ini karena sudah tercakup di program wajib belajar sembilan tahun. "Tapi nanti semuanya pegang," ujarnya.

    Program Kartu Pintar ini tak jauh beda dari Program Pendidikan Gratis 12 tahun Fauzi Bowo. Di tingkat SMA, di ujung masa pemerintahannya, Fauzi sesumbar akan meningkatkan unit cost Bantuan Operasional Pendidikan di tingkat menengah atas menjadi Rp 400 ribu per siswa per bulan.

    Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Triwisaksana memperkirakan, anggaran tersebut bisa dipenuhi. Menurutnya Kartu Pintar mirip dengan program yang telah dijalankan gubernur sebelumnya, Fauzi Bowo. "Produknya sama, beda merek," ujarnya.

    Triwisaksana mengatakan, jika tak ada pembengkakan anggaran, pihak eksekutif diperkenankan untuk mengutak-atik pos anggarannya. "Baru kalau mau minta lebih, harus ada persetujuan dewan," ujarnya.

    M. ANDI PERDANA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Alasan Batch CTMAV547 Vaksin AstraZeneca Dihentikan Pemerintah

    Pemerintah menghentikan penggunaan vaksin Astra Zeneca dengan batch CTMAV547 karena dua alasan. Padahal vaksin ini sempat didistribusikan secara luas.