Jumat, 16 November 2018

Stasiun Cisauk dan Cikuya Direvitalisasi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kereta api Rangkasbitung-Jakarta melintas di samping pembangunan proyek doubletrack (rel ganda) kereta api, di Desa Cibogo, Cisauk, Tangerang, Banten. TEMPO/Tommy Satria

    Kereta api Rangkasbitung-Jakarta melintas di samping pembangunan proyek doubletrack (rel ganda) kereta api, di Desa Cibogo, Cisauk, Tangerang, Banten. TEMPO/Tommy Satria

    TEMPO.CO, Tangerang - Kabar gembira bagi masyarakat pengguna setia transportasi massal kereta api Tangerang-Jakarta. Dua stasiun kereta api, yakni Cisauk dan Cikuya, segera direvitalisasi total dalam waktu dekat. Pemerintah Kabupaten Tangerang yang bekerja sama dengan pengembang, PT Kereta Api, dan Kementerian Perhubungan, akan merevitalisasi kedua stasiun itu pada 2012 dan 2013.

    "Revitalisasi dua stasiun kereta api ini diharapkan bisa menjawab kebutuhan layanan moda transportasi massal bagi masyarakat luas," ujar Kepala Dinas Perhubungan Informasi dan Komunikasi Kabupaten Tangerang, Syafrudin, kepada Tempo, Ahad, 4 November 2012.

    Syafrudin mengatakan, untuk revitalisasi Stasiun Cisauk akan dilakukan sepenuhnya oleh pengembang Bumi Serpong Damai (BSD). BSD, kata dia, telah meneken nota kesepahaman (MoU) dengan pihak terkait seperti Kementerian Perhubungan dan PT Kereta Api. "Sehingga kami (Pemda Kabupaten Tangerang) fokus untuk menangani Stasiun Cikuya," kata Syafrudin.

    Stasiun Cikuya, menurut Syafrudin, akan direvitalisasi pada 2013, meliputi pembangunan terminal parkir, ruang tunggu, restaurant, kafe, dan aksesibilitas yang akan terhubung dengan seluruh terminal di Kabupaten Tangerang. Bahkan, Stasiun di Kecamatan Cisoka dan Solear juga akan terhubung dengan kereta api jalur ganda. "Kami sedang melakukan penyusunan trayek angkutan yang menghubungkan Stasiun Cikuya dengan terminal tipe A, B, dan C yang ada di Kabupaten Tangerang," kata dia.

    Managing Director Corporate Strategy & Services Sinar Mas Land, Ishak Chandra, selaku pengembang kawasan BSD, mengatakan nota kesepahaman untuk program pengembangan stasiun terpadu Cisauk-BSD telah ditandatangani pada Agustus 2012 lalu. "Program pengembangan Stasiun Cisauk ini memiliki keterkaitan yang cukup luas," kata Ishak.

    Menurut Ishak, BSD mempersiapkan renovasi bangunan Stasiun Cisauk agar dapat memberikan layanan yang disesuaikan dengan peningkatan jumlah populasi pengguna kereta api dalam pengembangan kota BSD ke depan dan sistem layanan yang lebih modern. "Stasiun Cisauk-BSD ini merupakan salah satu pendukung penting dalam sistem transportasi Kota BSD yang memiliki potensi dilalui rel kereta api yang dijadikan bagian dari sistem transportasi kota yang berpotensi mengurangi pemakaian kendaraan," ujar dia.

    Revitalisasi, Ishak menambahkan, meliputi peningkatan bangunan stasiun dan penghubung antara Stasiun Cisauk-BSD dengan pengembangan area komersial pendukung yang terkait dengan layanan transportasi intermoda dalam konsep pengembangan Transit Development Oriented (TOD). Revitalisasi meliputi renovasi bangunan stasiunnya sesuai dengan standar pelayanan minimum.

    Dengan cara itu, kelak Stasiun Cisauk akan menjadi stasiun yang modern, memiliki areal pembelian tiket, areal steril khusus penumpang, restoran, kafe, ruang tunggu yang nyaman, serta terkoneksi ke kawasan komersial pendukung. Pengembang juga akan meningkatkan akses jalan yang sudah ada. "Selain menggunakan yang sudah ada, akan disambung atau ditambah dengan jalan yang akan dibangun di dalam area BSD dan bertemu dengan Jalan Raya Cisauk di bawah cluster icon BSD City," kata Ishak.

    Untuk anggaran seluruh renovasi stasiun tersebut, kata dia, semuanya akan ditanggung oleh BSD.
    Syafrudin mengatakan program revitalisasi stasiun merupakan bagian dari penataan dan peningkatan sarana dan prasarana transportasi di wilayah Kabupaten Tangerang. Kabupaten Tangerang juga saat ini sedang menyiapkan pembangunan terminal tipe A, B dan C. Nantinya jalur transportasi di tingkat Kabupaten dan Kecamatan itu akan terhubung dengan stasiun kereta api tersebut.

    "Dengan pembangunan jalan yang saat ini sudah memadai, pembangunan terminal dan revitalisasi stasiun akan terkoneksi ," katanya. Awal tahun ini, dua stasiun kereta api di Tangerang Selatan, yakni Stasiun Jurang Mangu, Pondok Aren, dan Stasiun Rawa Buntu, Serpong, telah direvitalisasi.

    JONIANSYAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tangis Baiq Nuril, Korban Pelecehan Yang Dipidana

    Kasus UU ITE yang menimpa Baiq Nuril, seorang guru SMAN 7 Mataram, Nusa Tenggara Barat, mengundang tanda tanya sejumlah pihak.