Apa Maunya Jokowi-Ahok soal Ancol?

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dwi Putro, pelukis penyandang Skizofrenia, sedang melukis di sela-sela pameran tunggalnya yang bertajuk

    Dwi Putro, pelukis penyandang Skizofrenia, sedang melukis di sela-sela pameran tunggalnya yang bertajuk "1001 Lukisan Penyandang Skizofrenia Dwi Putro Memanusiakan Manusia" di pelataran Pasar Seni, Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta, Rabu (07/11). TEMPO/Yosep Arkian

    TEMPO.CO , Jakarta: - Gubernur Jokowi dan wakilnya, Basuki Ahok Tjahaja Purnama punya rencana sendiri untuk mengembangkan Ancol sebagai tempat wisata. Bukan sekedar wisata, begitu kata Ahok.


    Menurut Ahok, Ancol selain menjadi tempat wisata keluarga, juga akan menjadi pusat pendidikan.
    "Kami ingin Ancol buat suatu program pelatihan," kata Ahok di Balaikota DKI Jakarta, Selasa 27 November 2012 lalu.


    Menurutnya, Ancol tidak hanya menjadi tempat untuk berwisata saja namun juga tempat pendidikan terutama kelautan dan perikanan. "Jadi orang ke sana tidak hanya untuk jalan-jalan saja tapi bisa untuk pendidikan," katanya.

    Produk-produk, program, serta fasilitas yang berhubungan dengan kelautan dan perikanan, menurut Ahok, akan menjadi fokus pendidikan di Ancol.  Meski di Ancol sendiri sudah menyediakan wahana pendidikan laut, namun fasilitas baru nanti bisa digabung dengan wahana yang sudah ada di Ancol sebelumnya.


    WDA | ANT



    Baca juga:
    Video Jokowi Ahok Ditonton 5 Juta Orang
    Sehari dengan Ahok: Jangan Buang Jarum di Monas
    Sehari dengan Ahok: Ajari Ibunya Pakai Blackberry
    Sehari dengan Ahok: Ibukota Berhemat Cara Ahok
    Sehari dengan Ahok: Woi Hok, Berangkat Lu !


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.