Pengendara BMW di Tol Anak Hatta Rajasa?  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana rumah Menko Perekonomian Hatta Rajasa saat memberikan keterangan kepada Wartawan dikediamannya di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, (1/1), terkait kecelakaan yang melibatkan putra bungsunya M. Rasyid Amirullah Rajasa. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Suasana rumah Menko Perekonomian Hatta Rajasa saat memberikan keterangan kepada Wartawan dikediamannya di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, (1/1), terkait kecelakaan yang melibatkan putra bungsunya M. Rasyid Amirullah Rajasa. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Sepanjang siang dan sore kisah pengemudi mobil BMW X5 dengan nomor pelat B 272 HR menjadi perbincangan di ranah internet. Banyak orang menduga sang penabrak adalah anak Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa Penabrak yang bernama M. Rasyid Amrullah (22 tahun) itu telah menjalani tes urin dan diamankan polisi. Dia telah menabrak mobil Daihatsu Luxio F 1622 CY yang dikemudikan Frans Joner Sirait (37 tahun) dan menewaskan dua penumpangnya.

    Siapakah Rasyid Amrullah ini? Benarkah dia putra Hatta Rajasa? Soal ini pejabat Polda Metro Jaya memilih bungkam. Kepala Sub Direktorat Penegakan Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Sudarmanto enggan menjelaskan siapa Rasyid.

    "Yang jelas, kedua sopir telah diperiksa," katanya. "Sopir Luxio sedang kami dengar keterangannya. Pelaku (Rasyid) sudah diperiksa, namun karena kondisi trauma dan ada benturan, sekarang dirawat di RS." Sudarmanto merahasiakan rumah sakit tempat Rasyid dirawat. Kedua sopir juga telah dites urin yang hasilnya akan keluar dalam satu atau dua hari.

    Alih-alih menjelaskan soal benar-tidaknya penabrak adalah anak Hatta Rajasa, Sudarmanto memilih menuturkan kronologi peristiwa kecelakaan itu. Peristiwa itu terjadi di jalan tol Jagorawi Km 3.5, pukul 05.45, Selasa pagi itu. Dalam siaran persnya ini, tak dijelaskan apakah Rasyid adalah putra dari Hatta. Tempo sendiri sudah berulang kali menelepon Hatta Rajasa untuk meminta konfirmasi soal ini, namun tak dia tak mengangkat telepon.

    Sudarmanto menceritakan, pengemudi mobil mewah BMW X5 B 272 HR berjalan dari arah Jakarta ke Bogor di lajur 3. Pada kilometer 3.5, pengemudi diduga mengantuk sehingga menabrak Luxio F 1622 CY dari belakang. Ada dua korban meninggal dunia dan tiga korban luka ringan. Korban tewas adalah Harun (57 tahun), pria beralamat Jalan Semangka 1 N0.99 Cibodas Sari, Tangerang dan M Raihan (14 bulan), bocah laki-laki, beralamat Kampung Ciaul RT 8/2 Mekarjaya, Kababungan, Sukabumi, Jawa Barat.

    Karena kencangnya benturan, pintu mobil Luxio sampai terbuka dan penumpang di dalamnya jatuh. Dia menduga laju mobil BMW itu sekitar 80 kilometer per jam. "Kecepatan BMW, Anda bisa perkirakan sendirilah," katanya.

    ATMI PERTIWI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Modus Sejumlah Kepala Daerah dan Pejabat DPD Cuci Uang di Kasino

    PPATK menyingkap sejumlah kepala daerah yang diduga mencuci uang korupsi lewat rumah judi. Ada juga senator yang melakukan modus yang sama di kasino.