Jokowi Klaim Tanggul Jebol Rampung 40 Persen  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tak hanya mengakibatkan tanggul jebol, air juga menggenangi kawasan Jalan Latuharhari. Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (17/1). TEMPO/Rully Kesuma

    Tak hanya mengakibatkan tanggul jebol, air juga menggenangi kawasan Jalan Latuharhari. Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (17/1). TEMPO/Rully Kesuma

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengklaim perbaikan tanggul Kanal Banjir Barat yang jebol di Jalan Latuharhari, Menteng, Jakarta Pusat, sudah mencapai 40 persen. Penyelesaian, kata dia, masih berjalan lambat karena masih terhambat situasi lalu lintas yang macet.

    "Kami berkejar-kejaran dengan waktu. Air di atas sudah naik lagi, nih," kata Jokowi di Jalan Latuharhari, Jakarta Pusat, Jumat, 18 Januari 2013.

    Sebenarnya, dia menargetkan perbaikan tanggul selesai Kamis malam, 17 Januari 2013. Namun, sampai hari ini belum dapat diselesaikan karena alat berat dan material belum mencukupi.

    Menurut dia, batu kali untuk memperbaiki tanggul sebenarnya sudah mulai berdatangan. Namun, mereka terhalang masuk ke Jalan Latuharhari karena macet. "Memang ada problem seperti itu. Namanya darurat. Material dan alat berat enggak bisa masuk. Terlambat semuanya di luar," ujar dia.

    Namun, Jokowi tetap optimistis dapat menyelesaikan jebolnya tanggul secepatnya. "Harus optimistis, minta bisa untuk dirampungkan," katanya. Banjir sampai hari ini masih menggenangi sejumlah titik di pusat kota.

    SUTJI DECILYA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

    Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.