Selasa, 20 November 2018

Ahok Minta Penghuni Bantaran Waduk Pluit Pindah

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. TEMPO/Seto Wardhana

    Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. TEMPO/Seto Wardhana

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menegaskan bahwa unit rusun gratis yang disiapkan untuk pengungsi dari bantaran Waduk Pluit akan memiliki fasilitas lengkap. Bahkan, Ahok berani mengatakan, nilai rusun itu jauh lebih mahal dibandingkan dengan nilai rumah yang mereka tinggali saat ini.

    "Kami beri fasilitas lengkap dari TV, kulkas, baju, sembako, kasur, hingga kamar mandi," ujar Ahok saat memberikan keterangan di depan 700-an pengungsi bantaran Waduk Pluit di Cometa Futsal, Pluit, Jakarta Utara, Senin, 21 Januari 2013.

    Ahok menambahkan, ia akan total memberikan fasilitas seperti kasur yang dilengkapi bantal dan guling diberi model springbed. "Saya beri genset tambahan juga, biar enggak kalah sama rumah saya. Bus dan ambulans pun akan saya sediakan agar tak ada keluhan jarak ke tempat kerja," ujar Ahok. Nilai tiap unit rusun yang diberikan lebih dari Rp 5 juta.

    Dengan fasilitas lengkap itu, Ahok berharap pengungsi mau pindah ke rusun. Jika tidak, ia berkata tak akan bertanggung jawab atas kerugian yang diderita pengungsi.

    ISTMAN MP


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    21 November, Hari Pohon untuk Menghormati Julius Sterling Morton

    Para aktivis lingkungan dunia memperingati Hari Pohon setiap tanggal 21 November, peringatan yang dilakukan untuk menghormati Julius Sterling Morton.