Raffi Ditangkap BNN, Nasib Dahsyat Menggantung  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Raffi Ahmad (kiri) dan Olga Syahputra dalam acara musik Dahsyat di Jakarta, pada 23 Juni 2011. Dok. TEMPO/Mazini Hafizhuddin

    Raffi Ahmad (kiri) dan Olga Syahputra dalam acara musik Dahsyat di Jakarta, pada 23 Juni 2011. Dok. TEMPO/Mazini Hafizhuddin

    TEMPO.CO, Jakarta - Selebritas sekaligus pembawa acara musik Dahsyat, Raffi Faridz Ahmad atau Raffi Ahmad, hingga kini masih menjalani pemeriksaan di kantor Badan Narkotika Nasional. Akibatnya, tak ada Raffi di tayangan Dahsyat di saluran RCTI pada Senin, 28 Januari 2013. Padahal, biasanya program musik ini kerap diputar secara langsung pada Senin hingga Jumat di pukul 07.00, dan Sabtu-Minggu, pukul 09.00.

    Menurut Marketing Communication RCTI, Trista Efendi, penangkapan Raffi Ahmad membuat nasib Dahsyat mengambang. RCTI sendiri belum bisa mengambil keputusan apakah program musik itu akan berjalan seperti biasa atau tidak. "Soal program itu sendiri, kami belum bisa menentukan apakah akan tetap lanjut tanpa Raffi atau tidak," kata Trista, Senin, 28 Januari 2013. "Kami masih membahasnya."

    Pembahasan nasib Dahsyat bakal dilakukan Senin ini. Di hari ini pula, Tristan berharap pembicaraan itu membuahkan hasil, apakah program itu lanjut atau tidak. "Kami sendiri masih menunggu status Raffi dari BNN," ujar Tristan.

    BNN meringkus Raffi Ahmad yang tengah menggelar pesta sabu di rumahnya, Jalan Gunung Balong Kavling VII Nomor 16 I, Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Pada Ahad dinihari itu, Raffi ditangkap bersama 16 orang lain. Di antara mereka ada Irwansyah dan istrinya, Zaskia Sungkar, yang datang ke rumah Raffi ketika polisi tengah menggerebek tempat itu, serta politikus Wanda Hamidah.

    Di sana, polisi juga penyidik menyita barang bukti: dua linting ganja dari atas meja dan 14 butir MDMA di laci dapur. MDMA adalah jenis ekstasi yang sudah dihancurkan dan dimasukkan ke dalam kapsul.

    Kata juru bicara BNN, Sumirat Dwiyanto, penyidik sudah menetapkan lima orang positif mengisap ganja ataupun mengenggak ekstasi. Mereka adalah MF dan J, pengusaha swasta; W konsultan restoran; K mahasiswa; dan M pengacara. "Hasil itu diketahui dari tes urine," kata Sumirat.

    Selain uji urine, penyidik menggelar tes darah dan spesimen rambut. Menurut Sumirat, bisa jadi Raffi dan kawan-kawan mendapatkan hasil negatif di tes urine, tapi positif pada uji darah ataupun rambut. "Hasil pemeriksaan darah dan spesimen rambut diumumkan hari ini," kata Sumirat. "Masih ada kemungkinan bertambahnya jumlah pengguna yang positif." Simak berita selebritas dan narkoba di sini.

    ISTMAN MP | M. ANDI PERDANA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berjemur dan Dampak Positifnya Bagi Mata

    Mata merupakan jendela dunia. Penggunaan gawai yang berlebihan bisa berbahaya. Oleh karena itu kita harus merawatnya dengan memperhatikan banyak hal.