Ahok Terkejut Wanda Ada di Pesta Narkoba

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). TEMPO/Subekti

    Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta -- Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok terkejut ketika mengetahui anggota DPRD DKI sekaligus mantan artis, Wanda Hamidah, terlibat dalam pesta narkoba yang terjadi di kediaman selebritas Raffi Ahmad.

    "Ketangkap apa?" tanya Ahok terkejut mengetahui Wanda tertangkap saat pesta narkoba di rumah Raffi Ahmad, Jakarta, Senin, 28 Januari 2013.

    Ahok tidak mengetahui kabar tersebut karena sedang berada di Marunda, Jakarta Utara, seharian pada Ahad, 27 Januari 2013, dan tidak memantau media massa. Namun Ahok mengaku kenal baik dengan anggota DPRD dari Fraksi Partai Amanat Nasional itu. "Saya rasa enggak, ya. Aku enggak tahu. Tunggu hasil saja. Aku enggak tahu itu," kata Ahok.

    Ahok pun hanya mengetahui informasi tersebut dari telepon pintar yang dipegangnya, dan dalam informasi itu hanya disebut Raffi Ahmad cs. Tidak disebut nama Wanda Hamidah.

    Menurut Ahok, Wanda dikenal sebagai anggota Dewan yang peduli dengan pendidikan. Bahkan, Ahok dan Wanda pernah sepakat untuk melawan penggunaan narkoba yang melanggar. "Aku berpikir pada waktu pertemuan itu kami sepakat melawan namanya pemakaian drug gitu, ya," Ahok menjelaskan.

    Ahok mengatakan tetap menunggu keputusan Badan Narkotika Nasional terkait dengan keterlibatan Wanda di pesta narkoba itu. "Saya enggak tahu. Mudah-mudahan saja enggak ada ya negatif-lah. Kan Wanda mau melawan itu, jadi mesti bergaul. Kalau intel kan mesti bergaul dengan alam-alam seperti itu," ujar Ahok.

    Ahok pun meminta agar warga tidak terlalu cepat menuduh. "Jangan terlalu cepat menuduh dia melakukan sesuatu. Kalau lihat gayanya yang selama ini dengan anak-anak didik, sistem pendidikan, dan antinarkoba, seharusnya sih tidak. Tapi saya tidak tahu hasilnya," kata Ahok.

    SUTJI DECILYA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Upaya Pemerintah Mengolah Sampah Menjadi Bahan Baku PLTSa

    Pemerintah berupaya mengurangi persoalan sampah dengan cara mengolahnya menjadi energi penggerak PLTSa di duabelas kota di Indonesia.