Mahasiswi Loncat dari Angkot, Rekan Sopir Diperiksa  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang warga melintas di dekat mobil angkutan umum U 10 jurusan Angke-Sunter yang terpakir di Kantor Samsat Jakarta Barat, Senin (11/2). TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    Seorang warga melintas di dekat mobil angkutan umum U 10 jurusan Angke-Sunter yang terpakir di Kantor Samsat Jakarta Barat, Senin (11/2). TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian Resor Metro Jakarta Barat masih memeriksa Jamal, sopir angkutan kota U10 jurusan Kali Pasir-Sunter, tersangka kasus kelalaian lalu lintas atas meningalnya mahasiswi Universitas Indonesia, Annisa Azward. Kepala Unit Kecelakaan Lalu Lintas Polres Jakarta Barat Polres Jakarta Barat, Ajun Komisaris Rahmat Dahlizar, mengatakan, polisi juga bakal memeriksa rekan dekat Jamal.

    "Diperlukan untuk menggali latar belakang tersangka," kata Rahmat di Polres Jakarta Barat, Senin, 11 Februari 2013. Menurut dia, latar belakang Jamal saat bersosialisasi dengan teman angkotnya penting untuk mengetahui rekam jejak Jamal.

    Tak hanya rekannya, polisi juga sedang mencari saksi-saksi lainnya yang ada di lapangan. Unit Kecelakaan Lalu Lintas akan berkoordinasi dengan penyidik Reserse Polres Metro Jakarta Barat terkait dengan ada-tidaknya unsur kriminal.

    Rahmat menambahkan, sejauh ini Jamal mengaku tidak berniat untuk melakukan penculikan. "Berulang kali kami periksa, keterangannya konsisten," tuturnya.

    Menurut pengakuan Jamal, sebelum Annisa melompat, ada 14 penumpang di dalam angkotnya. Dia mengaku heran saat penumpangnya hanya tinggal Annisa seorang. "Dia tanya turun di mana. Karena salah naik tersangka mencoba mengantarkan," ucap Rahmat.

    Namun, Jamal tidak melalui jalur angkot U10. Ia justru memutar arah menuju Jembatan Lima. Tak berapa lama setelah keluar dari rutenya, Annisa langsung melompat dari angkot. Annisa pun terjatuh dan menghantam jalan.

    Peristiwa itu terjadi saat mahasiswa Annisa ini dalam perjalanan menuju rumah paman dan tantenya, Wendy dan Refni Hati, pada Rabu, 6 Februari 2013, pukul 15.33 WIB. Mahasiswa Fakultas Ilmu Keperawatan UI ini mengalami luka di bagian kepala. Annisa sempat dirawat di Rumah Sakit Koja, sebelum akhirnya mengembuskan napas terakhir pada Ahad, 10 Februari 2013.

    ADITYA BUDIMAN

    Berita terpopuler lainnya:
    Jejak Anis Matta di Tas Ahmad Fathanah

    FPI Solo Desakkan Pembubaran Densus 88

    Status Hukum Anas Urbaningrum Masih Menggantung

    Tiada Anas Urbaningrum di Pertemuan DPD di Cikeas

    Ratusan Pegawai Pajak Bisa Akses SPT Pajak SBY

    Korupsi Al Quran:Siapa Si Raja, Panglima, Prajurit

    Segi Empat Dalam Pusaran Kasus Suap Impor Daging


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.