Senin, 19 Februari 2018

Tilang Elektronik, Ahok: Tak Ada Lagi Prit Gocap

Oleh :

Tempo.co

Selasa, 12 Februari 2013 05:31 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tilang Elektronik, Ahok: Tak Ada Lagi Prit Gocap

    Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan pemberlakuan tilang elektronik diupayakan berjalan tahun ini. Pemerintah DKI Jakarta, kata dia, sedang mengkaji teknologi terbaru yang mudah dioperasikan untuk wilayah Jakarta.

    "Di dunia ini ada dua sepertinya yang memiliki teknologi tilang elektronik, Norwegia salah satunya," kata Basuki Tjahaja Purnama di kantornya, Senin, 11 Februari 2013. Ia menjelaskan teknologi yang diinginkan seperti kamera yang bisa memantau setiap gerakan kendaraan di jalan raya. Termasuk adanya pelanggaran lalu lintas.

    Tak hanya itu, dibutuhkan teknologi pendukung lain untuk melayani tilang elektronik bagi setiap pemilik kendaraan yang melanggar. "Jadi tak ada lagi prit jigo prit gocap, tilang bisa langsung dipotong dari rekening tabungan pemilik kendaraan," jelas dia.

    Dalam penerapannya nanti, menurut Ahok -sapaan Basuki, akan melibatkan semua pihak, diantaranya, kepolisian, dinas, dan bank. Namun yang paling utama dilakukan adalah mendata seluruh kendaraan di Jakarta sesuai dengan nama pemilik. "Untuk menarik minat bisa saja gubernur terbitkan pengecualian, diskon 50 persen mereka yang balik nama kendaraan," kata dia.

    Jika semua kendaraan berdasarkan surat nomor kendaraan (STNK) sesuai dengan pemilik, menurut Ahok, akan semakin mudah mendeteksi serta memberlakukan tilang elektronik.
    Pengadaan perangkat elektroniknya, Ahok mengungkapkan akan dilelang dengan sistem Built Transfer Operation (BTO). Artinya, perusahaan pemenang tender membangun perangkat dan seluruh operasi dikerjakan pemerintah. "Kami tinggal cicil untuk melunasi," kata dia.

    Sementara itu, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Chrysnanda menyatakan siap dengan tilang elektronik seperti yang dicanangkan pemerintah daerah. Polisi, kata dia, juga sudah mulai melakukan pendataan kendaraan. "Kami sudah mulai menyusun, tapi untuk menerapkannya perlu kerjasama semua pihak terkait," kata dia.

    FIRMAN HIDAYAT

    Berita terpopuler lainnya:
    Jejak Anis Matta di Tas Ahmad Fathanah

    Status Hukum Anas Urbaningrum Masih Menggantung

    Segi Empat Dalam Pusaran Kasus Suap Impor Daging

    Obrolan Annisa Mahasiswa UI Sebelum Meninggal

    Ratusan Pegawai Pajak Bisa Akses SPT Pajak SBY

    Alasan Jokowi Satukan Pengelolaan Angkot

    Korupsi Al Quran:Siapa Si Raja, Panglima, Prajurit

    Soeharto Pernah Bikin Panas Hubungan Tifatul-Anis


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    JR Saragih dan 4 Calon Kepala Daerah Terganjal Ijazah dan Korupsi

    JR Saragih dicoret dari daftar peserta pemilihan gubernur Sumut oleh KPU karena masalah ijazah, tiga calon lain tersandung dugaan korupsi.