Jokowi Bakal Panggil Programmer Online Rumah Sakit

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang Petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara menutupi  Seorang pasien ketika memilih calon Gubernur DKI Jakarta pada TPS Keliling no 073 di Rumah Sakit Persahabatan, Jakarta, (20/09). TEMPO/Seto Wardhana.

    Seorang Petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara menutupi Seorang pasien ketika memilih calon Gubernur DKI Jakarta pada TPS Keliling no 073 di Rumah Sakit Persahabatan, Jakarta, (20/09). TEMPO/Seto Wardhana.

    TEMPO.CO , Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, berencana memanggil pembuat program sistem online yang akan diterapkan di seluruh rumah sakit Jakarta. "Kami baru panggil programmer besok (Kamis, 21 Februari 2013)," kata Jokowi di Balai Kota Jakarta, Rabu 20 Februari 2013.

    Dengan sistem online yang akan mengintegrasikan rumah sakit di Jakarta ini, menurut Jokowi, pasien yang akan rawat inap dapat mengecek informasi jumlah kamar kosong atau pun yang sudah terisi di suatu rumah sakit. Dia mencontohkan, di Rumah Sakit A masih tersedia 3 kamar, kemudian ke Rumah Sakit B ada 4 kamar.

    Program online Rumah Sakit tersebut, kata Jokowi, merupakan salah satu cara mengantisipasi pasien yang tidak dapat rawat inap dengan alasan kamar penuh seperti yang dialami bayi Dera.

    Selanjutnya, Jokowi menjelaskan, program ini akan mulai diterapkan pada bulan depan. "Beri waktu sebulan lagi," katanya.

    Sistem online Rumah Sakit akan diuji coba pada 1 Maret mendatang di 5 rumah sakit pusat, 3 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), 3 RS TNI-Polri. 11 rumah sakit tersebut antara lain RSCM, Fatmawati, Harapan Kita, Tarakan, Koja, dan Cengkareng.

    SUJI DECILYA




    Berita terpopuler lainnya:
    Demokrat dan PKS Dianggap Juara Korupsi

    Aturan Baru SIM Tak Jadi Berlaku Maret Ini

    Produk Nestle Terancam Ditarik di Indonesia

    Di Museum Ini Pengunjung Boleh Tak Berbusana

    Sekali Lagi, Ini Pembelaan Anas Soal Harrier


     

     

     



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ponsel Tanpa IMEI Terdaftar Mulai Diblokir pada 17 Agustus 2019

    Pemerintah akan memblokir telepon seluler tanpa IMEI terdaftar mulai 17 Agustus 2019 untuk membendung peredaran ponsel ilegal di pasar gelap.