Minggu, 21 Oktober 2018

Ini Alasan Gereja HKBP Setu Bekasi Disegel

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi. scpr.org

    Ilustrasi. scpr.org

    TEMPO.COBekasi - Pemerintah Kabupaten Bekasi menyegel Gereja Huria Kristen Batak Protestan di Jalan M.T. Haryono, Gang Wiryo, RT 05 RW 02, Desa Tamansari, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Kamis, 7 Maret 2013. "Kami menyegel gereja ini karena belum mempunyai IMB (izin mendirikan bangunan)," kata Kepala Bidang Penegakan Peraturan Daerah Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bekasi, Agus Dahlan.

    Menurut dia, eksekusi penyegelan dilakukan atas perintah Bupati Bekasi Neneng Nurhasanah Yasin, sesuai dengan Surat Keputusan Musyawarah Pimpinan Daerah beberapa waktu lalu. Penyegelan dilakukan puluhan anggota Satpol PP dengan menempelkan papan pengumuman di dinding bangunan gereja. Kejadian sekitar pukul 11 itu disaksikan ratusan jemaat gereja. 

    Kepala Satpol PP Pemerintah Kabupaten Bekasi, Dikdik Jasmeda Astra, menambahkan penyegelan gereja itu sesuai dengan Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 1996 tentang IMB. Ia menjelaskan, keputusan pemerintah ini bukan sebagai bentuk pelarangan ibadah jemaat. "Tapi untuk pelarangan aktivitas di gereja tersebut," kata Dikdik.

    Menurut Dikdik, pemerintah sudah melakukan prosedur dari aturan yang berlaku dengan memberi tiga surat teguran. Namun, surat ini tidak ditindaklanjuti pihak gereja. Setelah menyegel, pemerintah memberi kesempatan kepada pihak gereja selama tujuh hari untuk meruntuhkan bangunan yang sudah berdiri sejak medio 1995 itu. "Jika dalam waktu itu tidak dibongkar, kami terpaksa mengeksekusi," ujarnya.

    Pimpinan Gereja Pendeta Torang Simanjuntak mengatakan, penyegelan tersebut tidak serta-merta menghentikan kegiatan ibadah. Simanjutak meminta para jemaat untuk melakukan aktivitas peribadatan pada Ahad mendatang. "Kami tetap beribadah di halaman depan gereja," katanya.

    Simanjutak menilai, keputusan pemerintah daerah ini berat sebelah karena pihaknya sedang memproses izin bangunan tersebut sejak akhir Januari 2013. Namun, Pendeta Simanjutak menyatakan usaha untuk mendapat izin kerap dimentahkan oleh Kepala Desa Tamansari dengan alasan tidak mendapat persetujuan dari warga sekitar.

    MUHAMMAD GHUFRON

    Berita Terpopuler:
    Jokowi Pun Dibuat Iri Warga Rusun Marunda

    Anas: Saya Tak Pernah Mundur dari Ketua Umum

    'Bisnis Mari Bergaul' yang Membuat Anas Tajir  

    Pelaku Mutilasi di Tol Suami Sendiri

    Mapolres OKU Dibakar, Brimob Polda Siaga Penuh  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Misteri Kematian 10 Penentang Presiden Rusia Vladimir Putin

    Inilah 10 orang yang melontarkan kritik kepada Presiden Vladimir Putin, penguasa Rusia. Berkaitan atau tidak, mereka kemudian meregang nyawa.