Brimob Jaga Lokasi Penangkapan Kelompok Hercules

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua umum Gerakan Rakyat Indonesia Baru (Grib) sayap dari  partai Gerindra Hercules Rosario. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    Ketua umum Gerakan Rakyat Indonesia Baru (Grib) sayap dari partai Gerindra Hercules Rosario. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    TEMPO.CO, Jakarta - Lokasi penangkapan Hercules Rozario Marshal dan 50 anggota kelompoknya masih dijaga anggota Brigade Mobil Polda Metro Jaya pada Ahad 10 Maret 2013. Puluhan polisi tampak duduk-duduk di dalam bangunan ruko yang belum selesai dibangun itu. Anggota Brimob membawa senapan laras panjang. Satu truk polisi juga terparkir di halaman ruko PT Tjakra Multi Strategi, dekat apartemen Belmont Residence, Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat.

    Kepala Kepolisian Resor Jakarta Barat, Komisaris Besar Suntana mengatakan ada sekitar 90 anggota Brimob Polda Metro Jaya yang dikerahkan untuk menjaga lokasi tersebut. "Akan dijaga sebagai langkah antisipasi sampai kondisi dinilai aman," kata Suntana, Ahad 10 Maret 2013.

    Kompleks ruko yang dijaga tersebut merupakan lokasi apel keamanan yang digelar anggota Reserse Kriminal Polres Jakarta Barat beserta Polsek jajarannya pada Jumat, 8 Maret 2013. Pada saat apel itulah, sejumlah anggota kelompok Hercules memecahkan kaca-kaca ruko menggunakan senjata tajam seperti parang dan golok. Lima anggota kelompok Hercules yang kedapatan membawa senjata tajam pun ditangkap setelah Hercules terlibat adu mulut dengan Kasat Reskrim Polres Jakarta arat, Ajun Komisaris Besar Hengki Haryadi. (Baca: Alasan Anak Buah Hercules Dekat Lokasi Apel Polisi)

    Satu jam setelah peristiwa itu, Hercules dan 45 anak buahnya turut ditangkap di jalan dekat kediaman hercules di Kompleks Kebon Jeruk Indah, Jakarta Barat. Mereka ditangkap setelah polisi mendapat bantuan tenaga dari Subdirektorat Reserse Mobil Polda Metro Jaya. Kasat Reskrim Polres Jakarta Barat mengatakan pihaknya sengaja menggelar apel di tempat tersebut. Soalnya Srengseng, Kebon Jeruk, dan Cengkareng masuk dalam daftar wilayah yang rawan premanisme.

    ADVERTISEMENT

    Kini Hercules dan 45 anak buahnya ditahan di Polda Metro Jaya. Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Baru itu dijerat pasal 160 KUHP tentang Penghasutan, pasal 114 KUHP karena melawan petugas yang sah, dan pasal 170 tentang pengeroyokan. Semuanya dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun. Sedangkan untuk kepemilikan senjata api, dia dikenai Undang-undang Nomor 12 Tahun 1951 karena kepemilikan senjata dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun. (Baca: Hercules Dijerat Empat Pasal)

    Selain itu, lima orang anggota kelompoknya yang ditangkap lebih dulu terancam hukuman 15 tahun penjara. Mereka dijerat dengan Undang-undang Darurat No.12 Tahun 1951 karena membawa senjata tajam. (Baca: Polda Temukan Kartu Intelijen di Mobil Hercules)

    ANGGRITA DESYANI

    Berita Lainnya:
    Begini Cara Jokowi Lepaskan Diri dari Hercules
    Polda: Kartu Intelijen di Mobil Hercules Palsu 
    Hercules Dijerat Empat Pasal
    Hercules: Kami Siap Hadapi Proses Hukum 
    Alasan Anak Buah Hercules Dekat Lokasi Apel Polisi 
    Polda Temukan Kartu Intelijen di Mobil Hercules


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Potongan Janggal Hukuman Djoko Tjandra, Komisi Yudisial akan Ikut Turun Tangan

    Pengadilan Tinggi DKI Jakarta mengabulkan banding terdakwa Djoko Tjandra atas kasus suap status red notice. Sejumlah kontroversi mewarnai putusan itu.