Ahok Tak Setuju Hercules Main Hakim Sendiri  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ahok menambahkan, pihaknya menyiapkan fasilitas rusun sebaik-baiknya. Selain unit rumah dengan fasilitas listrik dan air, pihaknya juga akan mengisi setiap unit dengan kasur, televisi, kulkas, pakaian, dapur, dan bahan pokok. Ahok.org

    Ahok menambahkan, pihaknya menyiapkan fasilitas rusun sebaik-baiknya. Selain unit rumah dengan fasilitas listrik dan air, pihaknya juga akan mengisi setiap unit dengan kasur, televisi, kulkas, pakaian, dapur, dan bahan pokok. Ahok.org

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menilai intimidasi yang dilakukan Hercules dan kelompoknya pada pengembang yang membangun rumah toko (ruko) di Perumahan Kebon Jeruk Indah adalah hal yang tidak perlu dilakukan.

    "Saya tidak tahu proses penyelidikan polisi sampai mana. Setahu saya sudah di-BAP kan. Polisi yang lebih tahu," ujar Basuki di Balai Kota Jakarta, Senin, 11 Maret 2013.

    Meski pembangunan ruko di depan Perumahan Kebon Jeruk Indah, Jalan Komplek Kebon Jeruk Indah II, Kembangan, Jakarta Barat, diduga melanggar tata ruang karena merupakan jalur hijau, Basuki tidak membenarkan tindakan kelompok Hercules yang main hakim sendiri dan lebih menjurus ke arah premanisme.

    "Kan, tinggal dilihat saja apakah memang melanggar tata ruang. Kalau di jalur hijau, ya ditertibkan. Ruko-ruko pun akan dibongkar. Semua kalau tidak mengikuti aturan, tidak akan kita ikuti. Tidak peduli siapa yang punya," ujar Basuki.

    Dia malah menyarankan agar kelompok Hercules langsung melaporkan dugaan pelanggaran itu ke pemerintah Jakarta ketimbang langsung bertindak sendiri. "Saya kira melakukan penertiban bukan wewenang mereka. Siapa pun yang menemukan bangunan yang melanggar jalur hijau, tidak usah lapor ke ormas (organisasi masyarakat). Lapor kepada kami, pasti kami tertibkan," katanya.

    Sementara itu, kata Basuki, penertiban pun tidak akan memakai Satuan Polisi Pamong Praja. Ini sesuai dengan instruksi dari Gubernur DKI Jakarta.

    Seperti diberitakan sebelumnya, Hercules dan 50 anak buahnya digelandang dari Kembangan, Jakarta Barat, ke Markas Polda Metro Jaya, pada Jumat sore, 8 Maret 2013. Mereka ditangkap setelah lima anggota kelompok Hercules merusak dan memecahkan kaca di kompleks ruko milik PT Tjakra Multi Strategi, dekat apartemen Belmont Residence, Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat.

    SUTJI DECILYA

    Baca juga
    Tahanan Hercules dan Puluhan Anak Buahnya Dipisah

    Ini Resep Ahok Melawan Premanisme

    Daud Kei Jenguk Hercules di Tahanan Polda  



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.