Sabtu, 24 Februari 2018

Ini Ciri-ciri Korban Mutilasi Ancol  

Oleh :

Tempo.co

Kamis, 14 Maret 2013 14:40 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ini Ciri-ciri Korban Mutilasi Ancol  

    TEMPO/Imam Yunni

    TEMPO.CO, Jakarta - Polisi telah mengantongi ciri-ciri jenazah yang ditemukan terpotong-potong di ruko 26 D Apartemen Mediterania Marina Residance, Ancol, Jakarta Utara.

    Menurut polisi, korban memiliki  tato di tangan kiri, antara jempol dan telunjuk. Di bagian betis kaki  kiri juga terdapat tato. "Gambarnya sudah tidak jelas," kata Kepala Kepolisian Sektor Metro Pademangan, Komisaris Polisi  Susatyo Purnomo Condro, Kamis, 14 Maret 2013.

    Menurut  Susatyo, ciri-ciri korban memang mirip dengan Tonny Arifin Djomin, 45 tahun, warga Apartemen Riverside lantai 11A, Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara. Dia dilaporkan hilang sejak senin lalu. Istri Tonny, Merlina Suparmin, menemukan banyak kesamaan antara ciri-ciri jenazah dengan suaminya. "Keluarga korban sudah mengakui itu. Tapi yang lebih pasti tentunya akan dilakukan tes DNA dulu," ujarnya.

    Mayat korban mutilasi ditemukan polisi Rabu malam di ruko 26 D Apartemen Mediterania Marina Residance. Mayat dipotong dalam 11 bagian dan  dimasukkan ke satu koper, dua kardus, serta   lima kantong kresek.

    Untuk kardus dan koper, pelaku menyimpan potongan di lantai satu ruang penyimpanan barang. Sedangkan lima kantong kresek disimpan di atas plafon di lantai yang sama. "Kami  masih mengumpulkan bukti," kata Susatyo. 

    Hingga kini petugas dari Inafis (Indonesia Automatic Print Identification Sistem) Markas Besar Kepolisian Indonesia masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di lokasi kejadian.

    JAYADI SUPRIADIN

    Berita Terpopuler:
    Diperiksa Hari Ini, Menteri Suswono Terancam

    Sahetapy Curigai Motif Pengusutan Sprindik Anas

    Siapa Jorge Bergoglio, Sri Paus yang Baru?

    SBY Bertemu Tujuh Jenderal Purnawirawan Sore Ini 

    Dana Safari PKS, Mendagri: Tanggungjawab Gubernur

    Jorge Mario Bergoglio Terpilih Sebagai Paus Baru


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Ucapan Pedas Duterte, Memaki Barack Obama dan Dukung Perkosaan

    Presiden Filipina Rodrigo Duterte sering melontarkan ucapan kontroversial yang pedas, seperti memaki Barack Obama dan mengancam pemberontak wanita.