FPI Dukung Adi Laporkan Eyang Subur ke Polisi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Adi Bing Slamet. Dok.TEMPO/Donny Metri

    Adi Bing Slamet. Dok.TEMPO/Donny Metri

    TEMPO.CO, Jakarta - Front Pembela Islam (FPI) mendukung langkah Adi Bing Slamet mengadukan Eyang Subur ke polisi. Eyang sebelumnya dikeluhkan Adi mengajarkan aliran sesat dan mengguna-gunai dirinya.

    "Bila hendak memproses secara hukum, tetap kami dukung," ujar juru bicara FPI, Salim Assegaf, kepada Tempo, Rabu, 27 Maret 2013.

    Adi sempat menyatakan akan menyeret Subur ke kepolisian. Ia menyatakan orang yang dianggap sebagai guru spiritual itu melakukan praktek menyimpang dalam menyebarkan ajarannya.

    Sebelum ke polisi, Adi rupanya telah mengadu ke FPI sejak beberapa bulan lalu. "Kami sudah kirim surat peringatan sejak tiga bulan lalu sejak ada aduan dari warga," ujar Salim. (Baca juga: Kisruh Eyang Subur, FPI Pun Turun Tangan)

    "Kami kan tidak seperti ormas-ormas lain langsung main gerebek. Kami kasih peringatan dulu," ujarnya. Setelah dua surat peringatan tak menemukan titik temu, akhirnya Salim bersama rombongannya mendatangi rumah Eyang Subur di Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

    Ia mendatangi rumah tersebut bersama Ketua RT, RW, Danramil, dan Kapolsek setempat pada 15 Maret 2013. "Tak ada intimidasi di sana, kami hanya bertanya," ujarnya.

    Dari pertemuan itu, akhirnya FPI memutuskan bahwa Subur tak mengajarkan aliran sesat. "Dari hasil investigasi kami, enggak ke sana," ujarnya. Namun, Salim menyatakan investigasi FPI tak berhenti dalam pertemuan itu. "Kami taruh orang di sana," ujarnya. Ada apa di balik  kisruh Adi Bing Slamet dan Eyang Subur? Cek di sini.

    M. ANDI PERDANA



    Topik Terhangat: Serangan Penjara Sleman || Adi Vs Eyang Subur || Harta Djoko Susilo ||Agus Martowardojo


    Berita terkait:

    Adi Bing Slamet Terus `Serang` Eyang Subur
    Profil Eyang Subur: Penjahit Jadi Kolektor Kristal
    Eyang Subur, Adi Bing Slamet, dan Warga Banten


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.