Ini Rencana Ahok Soal Menggaji Pemulung  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). TEMPO/Subekti

    Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Rencana pemberian gaji bagi pemulung sampah oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ternyata hanya di beberapa titik tertentu. Wakil Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama menegaskan, pemberian gaji hanya berlaku di daerah yang memiliki fasilitas pembuangan khusus.

    "Bukan berarti semua pemulung harus ditampung. Nanti ada alat berat ada orang (pemulung). Itu yang lagi kami hitung," ujarnya di Balai Kota, Jumat petang, 5 April 2013.

    Rencana penggajian pemulung sampah tengah dikaji pemerintah. Mereka akan ditempatkan di wilayah tertentu sesuai kebutuhan pemerintah untuk menampung sampah yang berada di permukiman warga. "Jumlahnya sedang dihitung," kata dia. (Baca: Ini Cara Jokowi Bersihkan Sungai dengan Pemulung dan Ahok Butuh 2.000 Pemulung Bersihkan Kali)

    Ahok mengakui saat ini pemerintah menghadapi kesulitan dalam penyediaan lahan penampungan sampah, sehingga belum semua kawasan penduduk memiliki tempat pembuangan terpadu. "Kami enggak punya tempat. Idealnya kan tiap RW itu ada tempat penampungan. Nah, itu lagi dibuat contoh di beberapa tempat," ujarnya.

    Selain itu, Dinas Pekerjaan Umum (PU) masih enggan mempekerjakan pemulung dalam jumlah banyak akibat kesulitan merekrut orang di lapangan. "Uangnya kan sudah turun, tinggal ditender, diproses," ujar Ahok.

    Seperti diketahui, selain gebrakan Kartu Jakarta Sehat (KJS) dan Kartu Jakarta Pintar (KJP), pasangan Jokowi-Ahok tak henti memberikan terobosan, salah satunya mempekerjakan pemulung untuk membersihkan sampah di kali dan permukiman warga. Ahok berniat menggaji kaum papa ini sebesar Rp 2 juta per bulan.

    JAYADI SUPRIADIN

    Berita Lainnya:
    Ini Kejanggalan Kasus Cebongan Versi Komnas HAM
    Beredar, Pesan Berantai Dukungan untuk Kopassus
    Sutiyoso: Sulit Awasi Kopassus di Barak
    Korut Minta KBRI Pyongyang Evakuasi
    Pengamat: Kopassus U Bakal Kena Sanksi Berat


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cegah Covid-19, Kenali Masker Kain, Bedah, N95, dan Respirator

    Seorang dokter spesialis paru RSUP Persahabatan membenarkan efektifitas masker untuk menangkal Covid-19. Tiap jenis masker memiliki karakter berbeda.