Buruh Pabrik Panci Takut Lihat Aparat Berseragam

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Botol minuman dan benda lainnya beterbangan ke rumah Yuki pemilik pabrik panci di kawasan Sepatan, Tangerang (8/5). Aksi ini merupakan lanjutan dari hari sebelumnya. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    Botol minuman dan benda lainnya beterbangan ke rumah Yuki pemilik pabrik panci di kawasan Sepatan, Tangerang (8/5). Aksi ini merupakan lanjutan dari hari sebelumnya. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    TEMPO.CO, Cianjur -- Sembilan orang dari puluhan buruh korban perbudakan di pabrik panci Tangerang asal Cianjur yang berhasil melarikan diri mengaku syok, trauma, dan takut melapor ke pihak berwajib.

    "Yang ada dalam pikiran kami setelah berhasil melarikan diri pulang ke kampung halaman dan bersembunyi karena kami takut pengawas akan mencari dan menemukan kami," kata Iskandar, 23 tahun, salah seorang buruh, di Cianjur, Senin 13 Mei 2013.

    Iskandar menuturkan, sejak pertama masuk pabrik hingga akhirnya berhasil melarikan diri dan sampai dengan selamat di Cianjur, mereka dihantui ketakutan. Mereka khawatir dengan ancaman aparat yang selalu mengancam para buruh jika melarikan diri. Mereka pun memilih bungkam dan tidak pernah menceritakan kejadian yang selama ini mereka alami. Bahkan, mereka mengaku ketakutan ketika melihat aparat berseragam. (Baca: Kisah Buruh Panci yang Kabur dan Ditangkap Tentara)

    "Meskipun sudah jauh dari Tangerang, kami masih syok setiap melihat ada aparat berseragam. Kami memilih diam karena takut kalau kami akan ditangkap seperti ancaman aparat itu pada kami dan buruh lain jika berani kabur," katanya.

    Sementara Kepala Divisi Advokasi Hukum dan HAM Kontras Jakarta, Yati Andriani, mengatakan, kesaksian sembilan orang pekerja yang berhasil melarikan diri sebelum terjadinya penggrebekan merupakan keterangan baru bagi aparat kepolisian. Keterangan mereka akan menjadi bukti tambahan untuk memperkuat kesaksian perlakuan buruk pemilik pabrik dan keterlibatan dua oknum aparat TNI/Polri. (Baca:
    Polisi Takut Tangkap Anggota TNI Beking Bos Panci)

    "Sembilan orang ini sempat syok dan dihantui rasa takut. Sehingga setelah berhasil melarikan diri, mereka memilih bungkam dan bersembunyi. Namun kali ini, polisi mendapat tambahan keterangan terkait keterlibatan oknum aparat," katanya. (Baca: Begini Penyekapan Buruh Pabrik Panci Terbongkar)

    DEDEN ABDUL AZIZ


    Topik Terhangat
    Teroris | Edsus FANS BOLA | Ahmad Fathanah | Perbudakan Buruh


    Berita Lainnya:
    Tiap Tahun, Ada 10-15 Kasus Penyiksaan Buruh
    Beda Perbudakan Buruh Orba dan Sekarang
    Polisi Takut Tangkap Anggota TNI Beking Bos Panci
    Kisah Buruh Panci yang Kabur dan Ditangkap Tentara
    Polisi Beking Bos Pabrik Panci Terancam Dipidana


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mereka Boleh Tetap Bekerja Saat DKI Jakarta Berstatus PSBB

    PSBB di Jakarta dilaksanakan selama empatbelas hari dan dapat diperpanjang. Meski demikian, ada juga beberapa bidang yang mendapat pengecualian.