Sebelum Sidang, Ini Kata Hercules

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua umum Gerakan Rakyat Indonesia Baru (Grib) sayap dari  partai Gerindra Hercules Rosario. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    Ketua umum Gerakan Rakyat Indonesia Baru (Grib) sayap dari partai Gerindra Hercules Rosario. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu, Hercules Rozario Marshall menyatakan permintaan maaf dan mengaku bersalah sebelum menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Jakarta Barat Kamis 30 Mei 2013.

    "Saya dan rekan-rekan salah, kami menghormati hukum yang berlaku," kata Hercules kepada awak media sebelum duduk di kursi pesakitan. Dia juga mengaku diperlakukan baik ketika berada di tahanan Polda Metro Jaya. "Saya serahkan semua kepada kejaksaan," tambahnya. Saat menjalani sidang, Hercules menggunakan peci dan kemeja lengan panjang berwarna biru.

    Saat berita ini ditulis, sidang sudah dimulai, sidang dipimpin oleh Hakim ketua Kemal Tampubolon. Bertindak sebagai Jaksa Penuntutu Umum adalah Fajar Arisetiawan. Hercules juga didampingi oleh penasihat hukumnya Agung Sri Purnomo.

    Di luar ruang persidangan, puluhan pendukung Hercules  tampak menantikan jalannya sidang. Sidang ini dijaga oleh 700 aparat gabungan dari Polda dan Polres.

    Hercules ditangkap di kawasan Ruko Srengseng Kembangan Jakarta Barat. Dia ditangkap bersama 50 anak buahnya karena sering melakukan pemerasan dan kekerasan.

    FAIZ NASHRILLAH



    Topik Terhangat:
    Tarif Baru KRL
    | Kisruh Kartu Jakarta Sehat | PKS Vs KPK | Vitalia Sesha | Ahmad Fathanah

    Berita Terpopuler:
    Jadi Tersangka, Farhat Abbas Dicoret sebagai Caleg
    Jokowi Berpeluang Jadi Calon Presiden dari PDIP

    Dokter: 'Burung' Muhyi Tak Bisa Disambung Lagi

    Bertemu Ganjar, Bibit Teringat Pesan Mega

    Cara KPK Sindir Darin Mumtazah


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perkiraan Ukuran Tubuh Megalodon, Pemangsa Zaman Purba

    Setelah berbagai macam penelitian yang dilakukan para ahli, akhirnya mereka bisa menyimpulkan perkiraan ukuran tubuh Megalodon, sang hiu purba.