Jokowi Akui 'PRJ Monas' Butuh Perbaikan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menyapa sejumlah pemain kesenian Reog sebelum membuka Festival Kampung Jakarta di Balaikota DKI Jakarta, Rabu (12/6). Festival Kampung Jakarta 2013 yang digelar dari 15 hingga 16 Juni tersebut menunjukkan sejumlah budaya dan kesenian tradisional yang diadakan di 36 kecamatan untuk menyambut HUT DKI Jakarta ke 486. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menyapa sejumlah pemain kesenian Reog sebelum membuka Festival Kampung Jakarta di Balaikota DKI Jakarta, Rabu (12/6). Festival Kampung Jakarta 2013 yang digelar dari 15 hingga 16 Juni tersebut menunjukkan sejumlah budaya dan kesenian tradisional yang diadakan di 36 kecamatan untuk menyambut HUT DKI Jakarta ke 486. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo mengakui pelaksanaan Pekan Produk Kreatif Daerah 2013 di Monas masih memiliki banyak kekurangan. Acara yang diselenggarakan Jumat-Minggu 14-16 Juni 2013 itu, kata dia, belum terlaksana dengan rapi.

    Contohnya, manajemen parkir yang belum teratur, sampah juga belum tergarap dengan baik sehingga menumpuk hingga pagi, serta suasana pameran yang panas dan pengap. Belum lagi alur pengunjung yang tak teratur sehingga banyak anak terpisah dari orang tuanya.

    "Kami sudah dengar semuanya, sekali lagi ini memang uji coba," kata Jokowi di Balai Kota DKI Jakarta, Senin 17 Juni 2013. Pelaksanaan PPKD itu malah membuat pemerintah mengetahui celah penyelenggaraan Pesta Rakyat Jakarta yang akan digelar tahun depan. "Kami audah mengerti titik mana yang perlu ditingkatkan dan diperbaiki."

    Rencananya, skala acara Pesta Rakyat Jakarta akan 10 kali lebih besar dari PPKD 2013. Namun acara itu belum tentu digelar di Monas. Jokowi akan menggelar rapat evaluasi dengan dinas yang terkait dengan pelaksanaan PPKD 2013, besok, Selasa, 17 Juni 2013. Dalam rapat tersebut, Gubernur akan memanggil Dinas Perindustrian dan Energi, Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan, serta Dinas Pariwisata. Mereka akan membicarakan masalah promosi, manajemen, seleksi peserta, dan fasilitas pendukung seperti toilet. (Baca: Kata Penyelenggara PRJ Kemayoran Soal PRJ Monas)

    ANGGRITA DESYANI



    Berita Lainnya:
    Jokowi: Pakai Voorijder Itu Bunyi Ngang Nging
    Kenapa Jokowi Sulit Atasi Macet dalam 6 Bulan 
    Kata Penyelenggara PRJ Kemayoran Soal PRJ Monas 
    Jokowi Ternyata Pernah Dagang di PRJ 
    Awal Puasa Berbeda, Lebaran Sama


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    WhatsApp Pay akan Meluncurkan E - Payment, Susul GoPay dan Ovo

    WhatsApp akan meluncurkan e-payment akhir tahun 2019 di India. Berikutnya, WhatsApp Pay akan melebarkan layanannya ke Indonesia.